Manchester United menderita kekalahan 2-0 dari Atlético Madrid dalam pertandingan pembuka grup Liga Champions, hasil yang memperpanjang rekor tanpa kemenangan Setan Merah menjadi lima pertandingan dan menimbulkan keraguan baru tentang masa depan pelatih kepala baru Michael Carrick. Kekalahan ini terjadi setelah awal yang kacau bagi United, yang bermain dengan sepuluh pemain di awal babak kedua ketika bek Leny Yoro dikeluarkan dari lapangan karena melakukan tekel terhadap Jonathan David.
Pertandingan, yang dimainkan di Wanda Metropolitano, dimulai dengan pemain Atlético Pablo Barrios mencetak gol hanya dalam 50 detik setelah pertandingan, menciptakan suasana yang sulit dilawan oleh United. Pertahanan United diuji berulang kali, dengan gol Johnny Cardoso dianulir karena handball dan tim Spanyol itu dua kali membentur tiang gawang. Meski mendapat respons penuh semangat dari United, tim tamu tidak mampu menemukan jalan kembali ke permainan.
Di babak kedua, Bruno Fernandes nyaris menyamakan skor saat sundulannya membentur mistar gawang, namun peluang itu terbuang sia-sia. Titik balik pun tiba ketika Yoro dinilai menjatuhkan David sebagai pemain terakhir, mendapat kartu merah dan meninggalkan United dengan sepuluh pemain. Pengusiran tersebut membuat United kesulitan untuk memberikan respon cepat, namun serangan tersebut gagal menciptakan peluang yang jelas.
Ademola Lookman, yang masuk sebagai pemain pengganti, berhasil menambah gol kedua bagi Atlético dan memastikan kemenangan. Kekalahan tersebut telah meningkatkan pengawasan terhadap masa jabatan Carrick, terutama setelah tim tersebut dicemooh menyusul gol penyeimbang di menit-menit akhir melawan Tottenham pada hari Sabtu. Dengan kekalahan tersebut, posisi Carrick berada di bawah tekanan saat United menuju pertandingan liga berikutnya melawan Leeds United, sebuah pertandingan yang bisa menjadi penentu posisi klub di Liga Premier.
Kekalahan United dari Atlético Madrid menyoroti tantangan yang dihadapi tim di bawah kepemimpinan Carrick. Performa klub baru-baru ini, ditambah dengan insiden kartu merah, telah memicu perbincangan tentang potensi perubahan dalam manajemen. Seiring berjalannya musim, hasil pertandingan mendatang melawan Leeds United akan diawasi dengan ketat, karena dapat memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan atau semakin mengekspos perjuangan tim.
