Antonio Cassano mengungkapkan kepercayaan penuhnya kepada pelatih baru Milan, Tiago Amorim, usai kemenangan klub merah melawan Udinese. Dalam wawancaranya dengan Viva El Futbol, ​​​​mantan striker tersebut menggarisbawahi bagaimana Amorim telah menunjukkan bahwa dia tahu cara mengelola klub dan bahwa dia memiliki rencana yang jelas untuk membawa Inter kembali ke posisi kompetitif untuk mendapatkan tempat di Liga Champions.

Menurut Cassano, pelatih asal Italia itu mulai melatih Milan dengan visi yang jelas: menyingkirkan Leão dari tim dan mengevaluasi penggunaan Modric berdasarkan kebutuhan pertandingan. Mantan striker tersebut mengenang pernyataan Amorim usai laga melawan Juventus, di mana sang pelatih menyatakan bahwa ia memahami jati diri klub dan ingin menang dengan idenya sendiri. Cassano memuji kemampuan Amorim dalam menjelaskan pilihan taktisnya dan mengambil tanggung jawab, menyoroti keinginannya untuk mengembangkan pemain seperti Tomori.

Komentator kemudian menuding masalah penyerang tengah tersebut, mendefinisikannya sebagai "pemain yang banyak bekerja tetapi tidak mampu mencetak gol". Menurut Cassano, penyerang tidak memiliki pemain yang mampu memaksimalkan kemampuannya, menyebut Bartesaghi dan Chukwueze sebagai contoh pemain yang bukan "tukang tembikar" melainkan penggiring bola. He also mentioned Pulisic and Hutchinson, who despite having scored, are unable to create millimeter chances. Despite this, Cassano is convinced that Amorim will be able to bring out the best from the midfield and attacking department.

Mantan pemain tersebut menyimpulkan dengan menyatakan bahwa, meskipun seseorang mungkin tidak setuju dengan semua pilihan Amorim, pelatih tahu bagaimana berbicara tentang sepak bola dan cara memainkannya. “Saya yakin Milan, bersamanya, akan mampu mencapai empat besar,” ujarnya. Dengan kemenangan atas Udinese, klub memantapkan posisinya di klasemen sementara Amorim terus berupaya mentransformasi Milan menjadi tim kompetitif di level Eropa. Tantangan klub berikutnya adalah mengkonsolidasikan strategi ofensif dan menemukan striker yang mampu mengubah peluang menjadi gol, seperti yang disarankan oleh Cassano.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita