Milan meraih scudetto di musim yang mengalami pasang surut, sementara Inter terdegradasi ke hari terakhir Serie A 2021/22, dengan kemenangan Bologna menutup kejuaraan untuk keunggulan rival mereka. Pelatih Stefano Pioli, yang memimpin Rossoneri meraih gelar juara, secara emosional mengenang momen-momen penting dalam kariernya, baik di Milan maupun Inter, saat wawancara dengan Corriere dello Sport.

Pioli memulai dengan berbicara tentang nilai kemenangan Milan, mendefinisikannya sebagai "pendewaan dari perjalanan kita". Menurut sang pelatih, keberhasilan tersebut mempererat tali silaturahmi dengan para pemain yang masih menghubunginya untuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun, menunjukkan soliditas hubungan di lingkungan Milanello. Ia juga menggarisbawahi pentingnya dukungan tokoh-tokoh kunci seperti Ricky Massara dan Paolo Maldini, elemen yang berkontribusi terhadap stabilitas klub.

Soal kekalahan Inter, Pioli menjelaskan saat paham gelar juara akan direbut rivalnya. “Saat kami menang di Roma melawan Lazio, energi yang kami berikan di lapangan membuat kami yakin bahwa kami benar-benar bisa meraih musim kemenangan,” ujarnya. Kepercayaan inilah yang menjadi faktor penentu keberhasilan Milan dalam perebutan scudetto.

Peran Zlatan Ibrahimovic menjadi fokus diskusi. Pioli menyoroti bagaimana kedatangan pemain sekaligus bek Swedia Kjaer pada Januari lalu mengubah mentalitas tim. “Zlatan adalah pemimpin yang berkarakter dan fisik yang telah meningkatkan level pelatihan dan perhatiannya,” jelasnya. Ia pun memuji Simon, sang gelandang yang meski lebih pendiam, mampu menjalin dialog langsung dengan rekan satu timnya, sehingga memudahkan pekerjaan pelatih dan berkontribusi terhadap kesuksesan secara keseluruhan.

Terakhir, Pioli menggarisbawahi pentingnya memiliki pemain dengan kepribadian kuat dalam sebuah tim. “Pekerjaan seorang pelatih akan lebih mudah ketika ada kepribadian seperti Zlatan dan Simon,” tutupnya, menyoroti bagaimana kehadiran mereka membuat perebutan scudetto menjadi lebih mudah. Dengan berakhirnya musim, Milan bersiap untuk mengkonsolidasikan posisinya di Serie A, sementara Inter akan menganalisis kelemahan yang menyebabkan hilangnya gelar.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita