Bayern Munich menyia-nyiakan peluang untuk memimpin Bundesliga setelah bermain imbang 2-2 dengan Augsburg di WWK Arena. Skor akhir membuat klub Bavaria itu kebobolan empat gol, sedangkan Borussia Dortmund tetap di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin. Pertandingan yang dimainkan pada hari Sabtu 10 Oktober pukul 15:30 CEST ini juga berkesan karena gol tercepat dalam sejarah kompetisi, yang dicetak delapan detik kemudian oleh gelandang Augsburg Robin Fellhauer.
Gol Fellhauer terjadi setelah kesalahan mencolok yang dilakukan kiper Bayern Manuel Neuer, yang gagal menghalau bola yang diarahkan ke arahnya oleh Luis Díaz. Permainan tersebut sangat mengejutkan sehingga Neuer meminta maaf kepada rekan satu timnya segera setelah skor tersebut. Rekor gol tercepat sebelumnya dipegang oleh Kevin Volland (sembilan detik, Hoffenheim melawan Bayern pada 2015) dan Karim Bellarabi (sembilan detik, Leverkusen melawan Dortmund pada 2023).
Meski sempat unggul lebih dulu, Bayern berhasil membalikkan skor. Pada menit ke-50, Luis Díaz mencetak gol gunting yang didiskualifikasi karena offside, dan pada menit ke-75 Ismael Saibari menyamakan kedudukan melalui tembakan dari kanan setelah mendapat assist dari Harry Kane yang dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak pertandingan tersebut. Augsburg merespons dengan gol dari Ribeiro, namun Bayern kembali menyamakan kedudukan berkat Nathaniel Brown, yang memastikan skor 2‑2 di saat-saat terakhir pertandingan.
Bayern, yang sempat berada di puncak klasemen, terkena dampak tersingkirnya empat gol mereka, sehingga posisi mereka lebih rendah dari Dortmund. Langkah selanjutnya bagi klub Bavaria itu adalah mencari pemulihan di pertandingan berikutnya, sementara Augsburg akan terus berusaha mengkonsolidasikan performanya di paruh kedua musim ini.
