Bournemouth mengatakan mereka bersedia menjual gelandang Inggris AlexScott pada bulan Januari, tetapi hanya jika klub memenuhi penilaian sekitar £100 juta dan posisi tim di Liga Premier dalam bahaya. Pemain berusia 23 tahun, yang telah mencetak tujuh gol dan memberikan tujuh assist dalam 95 penampilan untuk The Cherries, sangat ingin hengkang sejak menolak dua tawaran kontrak pada akhir musim lalu. Klub, bagaimanapun, telah menyatakan bahwa dia tidak akan dijual selama jeda internasional baru-baru ini, hanya setelah putaran terakhir negosiasi dengan perwakilannya barulah staf senior dilaporkan setuju untuk mempertimbangkan transfer.

Keputusan tersebut menandai perubahan tajam dari sikap Bournemouth di musim panas, ketika klub tersebut menolak minat sejumlah tim Liga Premier, termasuk “enam besar”. Chelsea telah mengajukan tawaran £60 juta yang meningkat menjadi £64 juta sebagai tambahan, tetapi tawaran itu ditolak. Liverpool dan Manchester City juga diyakini telah menunjukkan minat, sementara Manchester United dan Tottenham telah beralih ke target lain. Laporan menunjukkan bahwa manajer Liverpool, AndoniIraola, telah mempertahankan hubungan dekat dengan kepemimpinan Scott dan Bournemouth, yang berpotensi memberi The Reds posisi yang lebih kuat dalam negosiasi di masa depan. Chelsea juga dilaporkan mendorong perwakilan Scott untuk mencapai kesepakatan.

Scott saat ini absen karena cedera paha yang dideritanya saat Inggris menang 7‑0 Nations League atas Kroasia. Dia diperkirakan akan absen setidaknya selama satu bulan dan tetap terikat kontrak yang dia tandatangani ketika bergabung dengan Bournemouth dari Bristol City pada tahun 2023 dengan nilai transfer sebesar £25 juta, yang berlaku hingga tahun 2028. Kesediaan klub untuk menjual sang gelandang terjadi pada saat pengeluaran Liga Premier untuk gelandang telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan tiga pemain meminta biaya di atas £100 juta dalam transfer baru-baru ini. Laporan TransferRoom yang dirilis pada hari Selasa menyoroti bahwa pengeluaran untuk gelandang bertahan meningkat sebesar 191% menjadi €1,38 miliar, dengan biaya rata-rata meningkat sebesar 156% menjadi €9,9 juta – biaya rata-rata tertinggi untuk posisi apa pun.

Keputusan The Cherries dipandang sebagai keputusan yang pahit. Klub awalnya berjanji bahwa tidak ada aset utamanya, termasuk Scott, Rayan, dan Eli JuniorKroupi, yang akan dijual sebelum musim panas 2027. Namun, dengan Kroupi absen musim ini karena cedera serius dan tim berjuang di bawah manajer baru MarcoRose – yang belum mengamankan kemenangan liga dan menderita kekalahan 5‑1 dari Chelsea – Bournemouth tampaknya bersedia berpisah dengan Scott jika penilaiannya terpenuhi. Perjalanan klub di Eropa, yang dimulai dengan kemenangan penting atas Real Sociedad, dilanjutkan dengan pertandingan kandang melawan SturmGraz pada hari Kamis, menawarkan potensi pengalihan perhatian dari kesengsaraan domestik.

Jika posisi Bournemouth di Liga Premier semakin memburuk, klub mungkin memutuskan bahwa mempertahankan Scott sangat penting untuk kelangsungan hidup. Sampai saat itu tiba, pendirian klub masih bergantung pada tawaran finansial dan posisi tim di klasemen. Langkah selanjutnya akan bergantung pada apakah sebuah klub dapat memenuhi ambang batas £100 juta dan apakah Bournemouth merasa perlu mempertahankan sang gelandang untuk mengamankan tempat mereka di papan atas.

BBC SportArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita