Barcelona telah melampaui rekor sejarahnya sendiri dengan meraih kemenangan kesembilan berturut-turut di musim 2024-25, setelah mengalahkan Real Betis di La Cartuja. Dengan kemenangan ini, tim yang dipimpin oleh Xavi Hernández memecahkan rekor delapan kemenangan berturut-turut yang diraih klub di bawah arahan Jorge Sampaoli pada musim 2013-14 dan berada pada level yang sama dengan start terbaik dalam sejarah Liga, yaitu Real Madrid pada musim 1968-69, yang juga meraih sembilan kemenangan berturut-turut.

Pada tanggal 28 Maret, Barça menghadapi Betis di La Cartuja dan meraih kemenangan 2-0, melalui gol dari Pedri dan Gavi. Kembalinya tim Barca dari kekalahan sehari sebelumnya, saat bermain imbang 0-0 melawan Osasuna, menunjukkan kemampuan Xavi dalam menjaga skuadnya tetap bugar dan termotivasi. Dengan kemenangan ini, skuad Barcelona mengumpulkan 27 poin dalam 15 hari pertama, dengan rata-rata 1,80 poin per pertandingan, menempatkan mereka di posisi kedua klasemen, tepat di belakang Real Madrid.

Rekor delapan kemenangan beruntun yang diraih Barca pada musim 2013-14 menjadi tonggak sejarah yang menandai era Jorge Sampaoli. Klub telah berusaha untuk mengulangi tingkat konsistensi tersebut, tetapi hanya berhasil meraih lima kemenangan berturut-turut di musim 2023-24. Rekor baru sembilan kemenangan beruntun pada musim 2024-25 menunjukkan kekuatan skuad dan efektivitas taktik Xavi yang mencapai keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Real Madrid, yang juga meraih sembilan kemenangan berturut-turut pada musim 1968-69, tetap menjadi tim dengan start terbaik dalam sejarah Kejuaraan Liga Nasional. Barça, dengan kemenangan kesembilan berturut-turut, menyamai rekor tersebut dan hampir melampaui sepuluh kemenangan dalam sepuluh hari pertama, sebuah tujuan yang akan tercapai jika mereka memenangkan El Clásico berikutnya melawan Real Madrid pada hari Minggu. Jika mereka melakukannya, Barca akan menjadi tim dengan awal terbaik dalam sejarah sepak bola Spanyol, dengan sepuluh kemenangan dalam sepuluh pertandingan pertama musim ini.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita