Christian Pulisic membuktikan bahwa dia masih menjadi elemen kunci bagi Milan, mengembalikan performa puncaknya dari tahun lalu dan mengukuhkan peran utamanya di lapangan. Dalam laga melawan Udinese yang dimainkan di stadion Udine, bek tengah muda ini mencetak gol penentu hanya dalam waktu enam menit, langsung membuat semua orang paham bahwa kehadirannya sangat penting bagi tim Rossoneri. Penampilannya sangat tajam, terutama setelah pemulihan penuhnya selama seminggu di Liga Europa, yang memungkinkan sang pemain bermain dengan energi maksimal.

Gol tersebut, yang dicetak di bawah arahan Luka Modric, merupakan contoh teknik dan presisi khas Pulisic. Sang pemain, dengan bola dengan kaki kirinya, menciptakan area permainan dan, dengan tembakan kaki kanannya, melewati kiper Okoye, sehingga menutup pertandingan untuk keunggulan Milan. Dengan gol tersebut, Pulisic menambah empat gol yang dicetaknya dalam tujuh laga terakhir Serie A, dengan dua gol dan dua assist sudah tercatat. Kontribusinya tidak hanya sebatas gol: ia menciptakan banyak peluang, termasuk serangkaian umpan kunci dari Bartesaghi yang mengacaukan pertahanan Udinese.

Pelatih Amorim mengapresiasi penampilan menyerang Pulisic dengan mencatatkan sang pemain mampu bermain selama 90 menit, berbeda dengan penampilan sebelumnya di mana ia digantikan sebelum pertandingan berakhir. Hal ini menandakan pemain Amerika itu telah mengatasi kendala fisik yang membatasinya di awal musim. Pulisic telah menunjukkan bahwa ia dapat mengubah perannya di lapangan, mengganti posisi bek tengah dengan pemain yang lebih tengah atau pendukung, tergantung pada kebutuhan taktis.

Meski sukses di Serie A, Pulisic belum pernah menjadi starter di tiga laga awal kompetisi Eropa. Sang pelatih juga harus memutuskan apakah akan mempercayakannya dengan peran yang lebih sentral di Liga Europa, terutama mengingat jeda berikutnya pada bulan November, ketika ia dapat dipanggil untuk mewakili Amerika Serikat. Dengan perhatian juga tertuju pada berbagai cedera yang menimpa Milan, sang pelatih mungkin harus mengandalkan Pulisic dalam beberapa minggu mendatang.

Milan mempunyai kalender yang berat di depan mereka: dua pertandingan di San Siro melawan Bologna pada pertengahan pekan dan derby pada Sabtu malam melawan Inter. Pulisic, dengan pengalaman dan kemampuannya menciptakan peluang, siap menghadirkan bakat dan kualitas di lapangan. Dengan kehadirannya, Milan bertujuan memantapkan posisinya di klasemen dan tetap kompetitif baik di Serie A maupun Liga Europa.

Corriere dello SportArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita