Como menderita kekalahan Eropa pertama dalam sejarah mereka, kalah 3-2 dari Feyenoord dalam pertandingan yang dimainkan di De Kuip. Pertandingan tersebut menghasilkan gol dari Diao untuk rossoblù, tetapi gol Zechiel, diikuti oleh dua gol dari Moussa, membalikkan keadaan. Gol Douvikas yang memperkecil ketertinggalan menjadi kontribusi terakhir Como, sementara Diao terpaksa meninggalkan lapangan karena masalah otot.

Pertandingan diawali dengan imbang, Como berusaha menguasai penguasaan bola dan Feyenoord menunjukkan kekompakan. Gol pertama tercipta pada menit ke-18, saat Diao memanfaatkan kesalahan Ramon untuk menaklukkan Ernst dan membatalkan keunggulan De Kuip. Sesaat setelah gol tersebut, Diao menunjukkan tanda-tanda kelelahan otot dan digantikan oleh Jesus Rodriguez. Pergantian pemain berdampak pada laju permainan, Como kehilangan energi dan kesulitan menciptakan peluang pengambilan keputusan.

Di babak kedua Feyenoord menyelesaikan comeback. Moussa mencetak dua gol, satu di tiang dekat dan satu lagi lewat tembakan kaki kiri dari luar, sedangkan Douvikas menyumbangkan gol yang memperkecil selisih menjadi 3-2. Como berusaha membalas dengan Nico Paz, tetapi tindakannya tidak efektif. Liberali juga hampir mendapatkan peluang yang menentukan, namun gol tersebut terjadi tepat sebelum waktu regulasi berakhir.

Usai pertandingan, pelatih Como Cesc Fabregas menyatakan bahwa kekalahan tersebut merupakan peluang untuk berkembang. Ia mengakui telah melakukan kesalahan dalam mengelola tim, khususnya dalam pilihan untuk segera memboyong Diao ke lapangan. Dia juga menyoroti pentingnya Diao bagi tim dan perlunya mengevaluasi kondisi fisiknya. Fabregas berharap Liga Champions bisa dijadikan ajang pembelajaran bagi tim.

Como yang kini dalam fase transisi harus menghadapi pertandingan berikutnya dengan strategi yang direvisi. Klub juga harus memantau kesehatan Diao dan mengevaluasi setiap perubahan di lini serang, mengingat Nico Paz dan Douvikas belum memberikan dampak yang diinginkan. Bagi Feyenoord, kemenangan di De Kuip memperkuat posisi mereka di kompetisi dan menunjukkan kemampuan mereka mengubah peluang menjadi gol.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita