Diego Simeone dari Argentina telah menyamai Luis Aragonés sebagai pelatih dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah Divisi Pertama Spanyol, mencapai jumlah 344 kemenangan bersama Atlético de Madrid. Prestasi itu diraih Sabtu lalu di Ciudad de Valencia, saat tim Merah Putih mengalahkan Levante 2-1, lewat gol Alejandro Grimaldo dan Giuliano Simeone. Dengan kemenangan ini, Simeone menyamai rekor Aragonés yang mengumpulkan 344 kemenangan dalam 757 pertandingan melatih di delapan klub, termasuk Barcelona, ​​​​Betis, Espanyol, Mallorca, Sevilla, Valencia, Oviedo dan tentu saja Atlético.

Rekor Aragonés tetap tak terkalahkan selama bertahun-tahun, hanya dilampaui oleh Miguel Muñoz, Ernesto Valverde, Manuel Pellegrini, Javier Irureta, Fernando Daucik, Marcelino García Toral, Javier Clemente dan Víctor Fernández. Angka 344 kemenangan Simeone dicapai dengan 565 pertandingan dilatih di Atlético, di mana ia telah memenangkan dua gelar liga (2013-14 dan 2020-21) dan menjadi satu-satunya pelatih yang mengalahkan Barcelona dan Real Madrid di musim yang sama dalam dua puluh tahun terakhir. Sang pelatih juga telah membawa klub menjuarai Liga Europa dengan total meraih delapan gelar.

Pertandingan Valencia menampilkan susunan pemain yang antara lain terdiri dari Jan Oblak sebagai penjaga gawang, Marcos Llorente, Marc Pubill, David Hancko, Alejandro Grimaldo dan Giuliano Simeone. Gol Grimaldo tercipta pada menit ke-36 lewat tembakan tepat yang berhasil ditepis Matthew Ryan, dan gol kedua yang diciptakan Giuliano Simeone tercipta lewat permainan kolektif yang berpuncak pada umpan Álex Baena. Meski dua gol dianulir karena offside, Atlético tetap mempertahankan keunggulan dan meraih kemenangan.

Dengan angka tersebut, Simeone tertinggal 192 pertandingan dari Aragonés, yang menunjukkan konsistensi dan kesuksesan sang pelatih di era modern sepakbola Spanyol. Minggu depan Atlético menghadapi Barcelona, ​​​​dengan kepemimpinan liga dipertaruhkan. Rekor Simeone tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Atlético, namun juga mengukuhkan warisannya sebagai salah satu pemimpin terhebat di sepak bola Spanyol.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita