FC Barcelona melanjutkan rencana penguatan pertahanannya dengan mengincar bek tengah Argentina Lisandro Martínez yang saat ini berada di Manchester United. Menurut informasi yang dikumpulkan oleh media Spanyol, terutama *MundoDeportivo* dan *AS*, pimpinan klub Catalan, HansiFlick dan Deco, menganggap pemain berusia 28 tahun itu sebagai solusi ideal untuk mengisi kelemahan barisan belakang yang terungkap selama pertandingan terakhir.
Martínez, juara dunia bersama Albiceleste pada tahun 2022, memiliki profil yang sangat dihargai di Catalonia: kidal, agresif dalam duel dan mampu berkontribusi pada pemulihan ofensif. Pengalamannya di Ajax dan Manchester United memberinya kedewasaan dan fleksibilitas yang ingin diintegrasikan oleh Barca ke dalam sistem mereka. Sang bek terikat kontrak dengan Setan Merah hingga 30 Juni 2027, tetapi masa depannya di OldTrafford masih belum pasti. Baru-baru ini, ia melontarkan kritik terhadap kebijakan rekrutmen tim Inggris yang menimbulkan ketegangan dengan manajemen. Menurut *AS*, perpisahan di akhir musim kini sedang dipertimbangkan, dan kedua belah pihak tampak enggan melanjutkan kolaborasinya.
Klub Inggris memiliki opsi sepihak untuk memperpanjang kontrak Martínez hingga Juni 2028, yang dapat mempersulit kemungkinan keluarnya sebelum musim panas 2027. Namun, jika Manchester United memutuskan untuk tidak memperpanjangnya, Barca dapat menegosiasikan kepergiannya paling cepat Januari untuk mendapatkan kembali biaya transfer daripada membiarkannya pergi secara gratis. Prospek ini sangat menarik bagi klub Catalan, yang harus mengatasi kendala keuangan yang signifikan.
Ketertarikan pada Martínez tidak hanya terbatas pada Barca. AtléticoMadrid, serta beberapa klub Italia, memantau dengan cermat situasi bek tersebut. Keluarga Colchoneros bisa memanfaatkan ketegangan di Manchester United untuk mencoba meyakinkannya agar bergabung dengan ibu kota Spanyol. Meningkatnya persaingan ini menggarisbawahi pentingnya strategis keputusan Barca.
Saat ini, belum ada tawaran resmi yang diajukan oleh klub Catalan tersebut, dan belum ada konfirmasi dari Manchester United. Namun, Barca tampaknya siap mempercepat proses mulai jendela transfer musim dingin, atau bahkan membayar kompensasi agar bisa mengungguli para pesaingnya. Jika sang bek meninggalkan klub Inggris sebelum kontraknya berakhir, Barca dapat mengintegrasikannya tanpa biaya transfer, sebuah keuntungan besar mengingat kebutuhan mendesak mereka akan soliditas pertahanan.
Kesimpulannya, kasus LisandroMartínez merupakan salah satu masalah utama bagi Barca sebelum akhir tahun. Klub Catalan harus memantau perkembangan di OldTrafford dengan cermat dan memutuskan dengan cepat apakah mereka ingin mengambil peluang transfer sebelum musim panas 2027 atau menunggu hingga akhir kontrak untuk mendapatkan kepergian gratis. Perkembangan hal ini akan menentukan kemampuan Barca memperkuat barisan belakangnya di musim mendatang.
