Rasmus Hojlund, striker Fiorentina, menanggapi mikrofon Radio Kiss Kiss Napoli dengan menggarisbawahi bahwa tim belum mencapai level yang diharapkan. “Kami belum mendapatkan poin yang kami inginkan, namun musim masih di awal,” katanya, menambahkan bahwa satu setengah minggu terakhir keadaannya lebih positif dan ia berharap untuk terus berada di jalur tersebut. Sang pemain juga mengungkapkan perasaannya karena diberi lebih banyak kebebasan oleh pelatih Allegri, namun menegaskan kembali perlunya peningkatan di lapangan, terutama dalam fase ofensif dan dalam menekan lawan. Hojlund meminta para penggemar untuk terus mendukung tim, menggarisbawahi bahwa Fiorentina sedang mengalami kemajuan dan masih banyak yang harus dimainkan.

Sementara itu Christian Pulisic, bek Milan, diwawancarai oleh SportMediaset untuk membicarakan perpanjangan kontraknya hingga tahun 2031. “Itu adalah keputusan yang mudah bagi saya, saya selalu ingin memperbarui,” ujarnya sambil menyatakan bahwa dia senang bertahan di Milan dan ingin terus bermain untuk tim. Pulisic pun mengomentari derby tersebut dengan menyebutnya sebagai pertandingan terbaik yang pernah ada, dan mengutarakan niatnya untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan. Dia juga berbicara tentang Gonçalo Ramos, menggarisbawahi pentingnya membantunya dan berada dekat dengannya, dan berterima kasih kepada penjaga gawang Cardinale atas kepercayaannya. Sebagai penutup, ia mengakui sulitnya pertandingan melawan Inter dan menyatakan bahwa tim harus tampil hampir sempurna untuk bisa menang.

Beberapa patah kata juga ditujukan kepada Vincenzo Italiano, pelatih Besiktas, yang berbicara di depan mikrofon Sky Calcio Unplugged tentang pengalamannya di Florence dan Bologna. “Pengalaman di Florence, dan juga di Bologna, memberi saya kesempatan untuk berkeliling Eropa dan pamer,” katanya, mengeluh bahwa dua final Viola adalah satu-satunya kekecewaan. Italiano mengucapkan terima kasih kepada kedua klub dan memuji Nico Gonzalez yang memberikan kepuasan luar biasa sebagai striker eksternal. Dia juga mengomentari kegagalannya untuk mendarat di Napoli, dengan menyatakan bahwa hubungan dengan De Laurentiis tetap bersifat "platonis" dan dia sekarang bermimpi memenangkan kejuaraan bersama Besiktas.

Terakhir, artikel ditutup dengan rangkuman berita utama hari ini, termasuk perkembangan terkini Serie A dan keingintahuan sejarah, seperti episode 30 Oktober 2002 di mana Roma menaklukkan Madrid bersama Totti. Nadanya tetap netral dan informatif, tanpa pendapat pribadi, memberikan pembaca gambaran lengkap tentang pernyataan protagonis dan prospek masa depan.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita