HansiFlick, pelatih Barcelona, ​​​​mengungkapkan ketidakpuasannya setelah pertandingan 1-2 LaLiga Clásico melawan Real Madrid, dengan menunjukkan bahwa tim kurang “kesegaran”. “Saya tidak menerima alasan, tapi hari ini kami tidak segar dan itulah yang harus kami ubah,” kata pelatih asal Jerman itu, usai hasil yang membuat klub Catalan itu berada di posisi kedua klasemen.

Analisis Flick berfokus pada distribusi menit antar pemain. Pelatih mempertahankan dua blok yang jelas: sebelas pemain awal, terdiri dari pemain yang mengumpulkan menit bermain paling banyak, dan sekelompok pemain pengganti yang datang dan pergi sesuai kebutuhan. Total menit bermain pada musim 2026-2027 adalah 1.170, dengan JoanGarcia sebagai pemain dengan waktu terbanyak (1.035 menit, 88,54% dari total). LamineMakongo dan Pedri menyusul dengan masing-masing 1.101 dan 907 menit. Nama-nama terkenal lainnya adalah XaviEspart, GerardMartín, Cubarsí, Fermín, Rodri, Raphinha dan Gordon, semuanya dengan durasi lebih dari 700 menit.

Sebaliknya, blok pengganti menunjukkan kesenjangan yang signifikan. EricGarcia, dengan 677 menit (57,86%), menandai jarak dengan Cancelo (566 menit, 48,37%). Pemain lain seperti Olmo, Christensen dan Adeyemi memiliki waktu kurang dari 500 menit, dengan partisipasi yang sangat terbatas di LaLiga dan Liga Champions. Ketidakseimbangan waktu bermain ini menjadi salah satu kekhawatiran yang ingin diatasi Flick guna meningkatkan kesegaran tim.

Sang pelatih juga menyoroti absennya beberapa pemain tertentu di skuadnya. BrianFariñas belum tampil di pertandingan mana pun, Balde hanya bermain 86 menit menggantikan Espart, dan Hamzah hanya mencatatkan 12 menit. Gavi, dengan 191 menit, dan FrenkiedeJong, dengan 16 menit, juga memiliki partisipasi yang sangat terbatas, meskipun DeJong melakukan debutnya di Klasik. GabrielJesús telah mengumpulkan 233 menit hingga saat ini.

Bagi Flick, solusinya melibatkan redistribusi menit bermain dan rotasi roster yang lebih besar, dengan tujuan menjaga tim tetap segar dan kompetitif di pertandingan mendatang. Barcelona sedang mempersiapkan fase musim berikutnya, di mana manajemen staf kepelatihan dan kedalaman tim akan menjadi krusial untuk terus bersaing di semua kompetisi.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita