Atalanta meraih kemenangan atas Venezia dengan hasil 3-1, mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Serie A. Laga yang digelar di kandang sendiri diwarnai dengan aksi ofensif dominan Bianconeri yang memanfaatkan peluang untuk mencetak tiga gol, sementara Venezia berhasil mencetak satu poin di gawangnya sendiri.
Pelatih Gian Piero Gasperini menerapkan formasi 4-2-3-1, dengan Carnesecchi sebagai penjaga gawang. Di lini tengah, Bellanova, Scalvini, Kristensen, dan Zappacosta berusaha mengendalikan laju permainan, sedangkan Kessie, Ederson, Elmas, dan De Ketelaere berperan penting di fase transisi. Penyerang ketiga, Krstovic, menjadi yang terakhir masuk lapangan menggantikan kiper. Atalanta memiliki beberapa pemain cadangan, termasuk Sonzogni, Sportiello, Obric, Pasalic, Raspadori dan Scamacca.
Venezia, di bawah arahan Ivan De Biasi, bermain dengan formasi 3-5-2, dengan Stankovic sebagai penjaga gawang. Lini tengah terdiri dari Halhal, Juan Jesus dan Moreno, dengan Schingitienne masuk pada menit ke-83. Sisi lapangan ditempati oleh Hainaut, Kike Perez dan Sohm, dengan masuknya Rrahmani pada menit ke-87. Bagian depan dipimpin oleh Basic dan Correia, dengan Sagrado masuk pada menit ke-8. Venezia memiliki beberapa pemain cadangan, termasuk Montipò, Berardi, Panada, Haps, Mohammed, Helgason, Dagasso, Dabo, Lisman, Fernandez dan Alejandro Gomes.
Dalam pertandingan tersebut, Atalanta mencetak gol pertama pada menit ke-4 berkat Kessié, disusul dua gol Krstovic pada menit ke-6 dan 30, sedangkan Venezia membalasnya dengan gol Hainaut pada menit ke-37. Pertandingan diwarnai dengan intensitas tinggi, dengan dua kartu kuning untuk Moreno dan Juan Jesus dari Venezia serta pengusiran Elmas dari Atalanta. Wasit Tremolada mengatur pertandingan dengan ketat, menjamin hasil akhir 3-1 untuk keunggulan Atalanta.
