Hakim Olahraga telah menjatuhkan hukuman berat terhadap Massimiliano Allegri, pelatih Napoli, yang membuatnya didiskualifikasi selama dua pertandingan dan denda €10.000. Keputusan tersebut, yang diumumkan pada 26 Oktober, menyangkut matchday ke-8 SerieA, yang berakhir dengan kemenangan Napoli melawan Roma. Allegri akan dikeluarkan dari pertandingan berikutnya, yang dijadwalkan pada hari Minggu di Stadio delle Palestra melawan Juventus, dan tidak lagi dapat berpartisipasi dalam pertandingan tengah pekan melawan Monza.
Dalam perangkat yang ditandatangani oleh Dr. Gerardo Mastrandrea, disebutkan perilaku yang tidak dapat diterima dari pihak pelatih. Allegri diduga melontarkan ekspresi menghina kepada ofisial pertandingan pada menit ke-45 babak kedua, sekaligus menunjukkan sikap agresif terhadap manajer lawan. Di garasi dia juga akan mengucapkan kata-kata yang sangat tidak sopan terhadap para pejabat itu sendiri. Pelanggaran tersebut terdeteksi oleh Pejabat Keempat, Direktur Balapan, dan kolaborator Kantor Kejaksaan Federal. Atas fakta tersebut, hakim memerintahkan larangan bermain dua pertandingan dan denda.
Sanksi tersebut akan berdampak langsung pada kalender Napoli. Klub akan kalah dalam pertandingan melawan Juventus, yang telah dijadwalkan sebagai salah satu pertandingan terpenting musim ini. Apalagi, tim tak lagi bisa mengandalkan pengalaman Allegri dalam mengelola pertandingan level tinggi, apalagi mengingat Juventus sudah bertahun-tahun menjadi rumah sang pelatih. Absennya Allegri bisa mempengaruhi persiapan taktis dan motivasi para pemain jelang laga selanjutnya.
Kasusnya tidak sebatas sanksi disiplin saja. Berdasarkan siaran persnya, kantor kejaksaan federal yang dipimpin oleh jaksa Chinè bisa membuka penyelidikan lebih mendalam atas peristiwa yang terjadi pada pertandingan Napoli-Roma. Chinè, yang juga hadir pada pertemuan antara Napoli dan Roma, telah menyatakan minatnya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Jika jaksa menyelidiki masalah ini lebih lanjut, Allegri dan manajemen Napoli bisa menghadapi penyelidikan lebih lanjut.
Oleh karena itu, Napoli harus menghadapi pertandingan berikutnya tanpa pelatih mereka, sementara tim Juventus dapat mengandalkan susunan pemain yang lengkap. Bagi Allegri, diskualifikasi dan denda merupakan pukulan telak, namun pengalaman dan kemampuannya memimpin tim tetap menjadi elemen kunci untuk tantangan di masa depan. Klub harus merencanakan strategi penggantian sementara untuk mempertahankan daya saing di SerieA dan bersiap menghadapi tantangan yang akan datang, baik di liga maupun di kompetisi lainnya.