Crystal Palace dikalahkan 3‑2 oleh Olympique Lyonnais dalam pertandingan penyisihan grup Liga Europa di Stade des Lumières pada Kamis, 15 Oktober 2026. Kekalahan tersebut terjadi di tangan klub yang telah memecat mantan manajer Pierre Sage pada Januari 2025, sebuah pembalikan yang menambah lapisan drama pada pertemuan yang sudah menegangkan.

Lyon membuka skor lebih awal ketika Corentin Tolisso mencetak gol melalui reaksi cepat pada menit ke-8, memberi tuan rumah keunggulan 1-0. Tepat sebelum turun minum, Ernest Nuamah menggandakan keunggulan melalui penyelesaian tenang pada menit ke-45, membuat Palace tertinggal hampir sepanjang babak pertama. Tim tamu tidak mampu melakukan tantangan serius, gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran di 45 menit pembukaan.

Tim tamu akhirnya berhasil menerobos pada menit ke-50 ketika Yeremy Pino melepaskan tembakan kaki kiri yang bagus dari tiang dekat, memperkecil defisit menjadi 2‑1. Beberapa menit kemudian, Pavel Sulc melakukan tendangan cerdas yang mengarahkan upaya Keito Nakamura ke gawang, mengembalikan keunggulan dua gol Lyon. Upaya comeback terhenti ketika Daichi Kamada, yang sudah melihat klaim penaltinya ditolak setelah kontak dari Nuamah, berhasil menyamakan skor lagi dengan penyelesaian klinis di menit ke-81, meninggalkan Palace dengan secercah harapan di menit-menit terakhir.

Meski terlambat bangkit, Palace tidak mampu menyamakan kedudukan. Serangan tim sebagian besar tetap tidak efektif, dan kelemahan pertahanan yang membuat mereka kehilangan babak penyisihan grup di musim sebelumnya terus menghantui mereka. Kekalahan ini berarti The Eagles sekarang akan berusaha untuk berkumpul kembali menjelang pertandingan domestik mereka yang akan datang melawan Brighton dan perjalanan berikutnya ke Besiktas dalam pertandingan Eropa berikutnya.

Kekalahan ini juga menggarisbawahi tantangan yang dihadapi Palace setelah pergolakan manajerial yang menyebabkan Sage dipecat. Dengan tim yang masih kesulitan menemukan konsistensi, kekalahan dari Lyon menyoroti perlunya perubahan haluan yang cepat saat mereka mempersiapkan diri untuk pertandingan putaran berikutnya.

Sky SportsArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita