Atalanta mengawali laga melawan Venezia dengan pergerakan dominan, namun tim besutan Stefano Stroppa berhasil memperkecil ketertinggalan sebelum jeda, meninggalkan Nerazzurri dengan keunggulan 3‑1. Pertandingan yang dimainkan di kandang Atalanta ini diwarnai dengan tekanan ofensif yang kuat dan pemulihan poin yang cepat oleh klub Venesia tersebut.
Pelatih Maurizio Sarri mengadopsi formasi 4‑2‑3‑1, dengan kuartet menyerang yang didukung dengan baik oleh Kessie dan Ederson, sementara sayap membantu menciptakan ruang untuk aksi menyerang. Setengah jam pertama ditentukan oleh Krstovic, yang mencetak dua gol dan satu assist, dan oleh Kessie, yang membuka skor dengan tembakan akurat. Gol Kessie tercipta pada menit ke-6, disusul gol lainnya dari Krstovic pada menit ke-10, sedangkan gol ketiga, pada menit ke-30, dicetak oleh gelandang asal Montenegro tersebut setelah merebut bola dari Bellanova dan umpan dari Rowe.
Venezia menunjukkan ketangguhannya di babak pertama, berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 3‑1 pada menit ke-37. Gol tersebut dicetak oleh Hainaut yang menyundul umpan silang Sagrado melewati kiper Carnesecchi. Aksi tersebut dilancarkan oleh aksi sayap kanan oleh Zappacosta, yang menciptakan situasi permainan untuk Hainaut.
Meski sempat memperkecil keunggulan, Atalanta berhasil mempertahankan kendali permainan berkat soliditas pertahanan dan kemampuan menciptakan peluang mencetak gol. Hasil akhir di penghujung babak pertama adalah 3‑1 untuk keunggulan Atalanta, dan Nerazzurri memantapkan posisi mereka di klasemen berkat kemenangan ini.
Langkah Atalanta selanjutnya adalah terus memanfaatkan keunggulan teknis dan taktis mereka di paruh kedua pertandingan, mencoba mengubah keunggulan mereka menjadi hasil akhir yang lebih besar. Sebaliknya Venezia harus mencari cara untuk tetap kompetitif dan berusaha memperkecil ketertinggalan, meski performa mereka di babak pertama menunjukkan mampu bereaksi di bawah tekanan.
