Penunjukan manajer terbaru Manchester United telah memicu gelombang kritik dari para penggemar, dengan para pendukung menuntut agar MichaelCarrick dipecat setelah musim yang mengecewakan. Mantan gelandang tersebut diterima dalam peran tersebut hanya untuk melihat nasib klub menurun, memicu teriakan “Lakukan satu” dari Stretford End dan ejekan dari tribun Timur, Selatan dan Utara. Banyak pendukung yang merasa masa jabatan Carrick gagal memberikan hasil dan dewan salah menilai kesesuaiannya.
Serangan balasan tidak hanya terjadi pada manajer baru. Dalam pertandingan tersebut, sejumlah tokoh lainnya dipanggil oleh penonton. BrunoFernandes, yang dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Tahun Ini musim lalu, dicela karena kemarahannya baru-baru ini di Como dan anggapan kurangnya kepemimpinan. Mantan pemain favorit penggemar ini terlihat mengenakan hoodie dengan lambang klub sambil terlihat tidak tertarik, dan aktivitas media sosialnya pada minggu itu menunjukkan dia menyukai postingan tentang kesetiaan dan rasa frustrasi. Fans juga menargetkan pemilik klub, meneriakkan “Jual klub dan…,” dan keluarga Glazer serta pemilik baru JimRatcliffe keduanya dipertanyakan. Mantan pemain sayap Blackburn dan Leeds JasonWilcox dan mantan staf Manchester City OmarBerrada juga disebutkan dalam nyanyian tersebut, dengan para pendukung menyatakan keraguan tentang kredibilitas dan kesesuaian mereka untuk klub.
Kritik tersebut meluas ke rencana masa depan klub. Sebuah survei yang dikirimkan kepada anggota untuk meminta pendapat mengenai usulan desain stadion baru mendapat cemoohan, dengan para penggemar menggambarkan desain tersebut sebagai “sirkus besar” dan menuntut agar proyek tersebut ditinggalkan. Permintaan pembangunan stadion baru dipandang sebagai simbol kesalahan manajemen klub dan tanda bahwa prioritas dewan tidak sejalan dengan suporter.
Dalam konteks yang lebih luas, artikel tersebut mencatat bahwa pola perekrutan dan pemecatan manajer United telah menjadi siklus harapan yang diikuti dengan kekecewaan. Klub ini telah menyaksikan serangkaian penunjukan pejabat tinggi—mulai dari LouisVanGaal hingga JoséMourinho, OleSolskjær, JürgenKlinsmann, dan sekarang MichaelCarrick—hanya untuk melihat setiap masa jabatan berakhir dengan kegagalan. Artikel tersebut menunjukkan bahwa manajer berikutnya mungkin adalah pelatih asal Jerman, mengisyaratkan kemungkinan JürgenNagelsmann mengambil alih kepemimpinan di masa depan.
Artikel ini diakhiri dengan menyoroti rasa frustrasi dari basis penggemar, yang merasa bahwa kepemimpinan klub sudah tidak relevan lagi dan bahwa penunjukan manajer saat ini adalah sebuah kesalahan. Langkah selanjutnya bagi klub adalah mengatasi ketidakpuasan yang semakin meningkat di kalangan pendukung, menilai kembali strategi dewan, dan memutuskan apakah Carrick akan tetap memimpin atau digantikan demi mencapai era yang lebih stabil dan sukses bagi United.
