Gol pertama Johnny Cardoso musim ini dianulir setelah tinjauan VAR pada pertandingan antara Atlético de Madrid dan Manchester United di Metropolitano. Permainan tersebut, yang ditandai dengan skor 2-0 untuk keunggulan rojiblancos sebelum turun minum, dibatalkan ketika wasit melihat bahwa gelandang Spanyol Llorente telah menyentuh bola dengan tangannya pada umpan sebelumnya.
Laga yang berlangsung di babak pertama dengan sejumlah kontroversi ini tidak hanya dirusak oleh keluhan Atlético atas lemahnya peringatan kepada tim Inggris, tetapi juga oleh pencabutan gol tersebut. Cardoso, starter yang dipilih oleh Diego Pablo Simeone, memanfaatkan serangkaian kombinasi panjang yang diakhiri dengan umpan silang akurat dari Llorente, yang ditempatkan tepat di tepi kotak penalti. Penyerang Amerika yang berada di balkon area penalti berhasil menyelesaikan dan mengirim bola ke belakang gawang, membawa timnya unggul.
Namun, setelah meninjau permainan di monitor VAR, wasit memutuskan bahwa bola telah mengenai lengan Llorente setelah rebound dan bahwa pemain tersebut memanfaatkan tindakan tersebut untuk mengoper bola ke Cardoso. Menurut interpretasi wasit, kontak tangan sudah cukup untuk menganulir gol dan mengembalikan skor menjadi 0-0 sebelum jeda.
Atlético de Madrid, yang tampil dominan di babak pertama, terpaksa memikirkan kembali strateginya setelah kehilangan momentum yang diwakili oleh gol Cardoso. Manchester United, pada bagiannya, memanfaatkan kesempatan untuk mempertahankan tekanan dan mencari keuntungan di babak kedua. Kontroversi keputusan VAR menimbulkan perdebatan di kalangan fans dan media, yang mempertanyakan penerapan aturan handball dalam permainan yang begitu rumit.
Dengan skor imbang, kedua tim memasuki babak pertama dengan jumlah poin yang sama, namun Atlético mempertahankan keunggulan psikologis karena telah mencetak gol terlebih dahulu. Langkah selanjutnya adalah bagi pelatih Simeone untuk menilai bagaimana menyesuaikan taktiknya untuk mendapatkan kembali keunggulan di babak kedua, sementara Manchester United akan berusaha memanfaatkan kesalahan apa pun dari lawan. Pertandingan ini akan terus menjadi poin penting dalam perjalanan kedua tim, dan keputusan VAR akan menjadi pengingat akan pengaruh teknologi terhadap sepak bola modern.
