Piotr Zielinski, gelandang Inter, berbagi dalam sebuah wawancara dengan pejabat *Match Programme* referensi yang menemaninya sepanjang kariernya. Pemain Polandia ini mulai menatap masa depan di usia muda, mengambil inspirasi dari gelandang Ceko Tomáš Rosický, yang dikenal karena gaya bermainnya yang elegan dan kemampuannya menciptakan permainan. Zielinski mengenang bahwa selama berada di Italia, di Udine, dia memahami bahwa sepak bola adalah jalannya. Bersama Udinese Primavera ia menjadi sadar akan bakatnya, dan pertandingan profesional pertamanya di Serie A, di mana ia menggantikan Antonio Di Natale, tetap terpatri dalam ingatannya atas emosi luar biasa yang ia rasakan.

Sepanjang kariernya, pemain Polandia ini menyebut Marek Hamšík, mantan gelandang Inter, sebagai sosok paling berpengaruh, yang darinya ia belajar banyak tentang kerja sama tim dan visi permainan. Zielinski juga mengatakan dia menghadapi lawan papan atas seperti Lionel Messi, Neymar dan Cristiano Ronaldo, pengalaman yang membantunya berkembang sebagai pemain. Di antara kaus yang pernah ia kenakan, ia mengatakan bahwa kaus Cristiano Ronaldo adalah yang paling signifikan, terutama karena perannya dalam pertumbuhan pribadi dan profesionalnya.

Kebangsaan adalah tema yang disukai Zielinski, yang dengan bangga mengenang kemenangan Polandia melawan Swedia di babak play-off 2022, sebuah peristiwa yang memungkinkan negaranya lolos ke Piala Dunia di Qatar. “Ini adalah momen spesial bagi saya,” katanya, menggarisbawahi pentingnya pencapaian tersebut bagi bangsanya.

Soal gaya bermainnya, Zielinski menyoroti teknik sebagai kualitas paling mendasar yang menyertainya. Dia menyebut Wesley Sneijder, mantan kapten Inter, sebagai pemain favoritnya dalam sejarah klub, berbagi pendekatan teknis dan visi permainan yang serupa dengannya. Oleh karena itu, Sneijder digambarkan sebagai panutan bagi pemain Polandia itu, terutama karena kemampuannya membaca permainan dan menciptakan peluang.

Bersama Inter, Zielinski terus berupaya mengkonsolidasikan posisinya di lini tengah, berkontribusi dengan pengalaman dan visi permainannya. Klub yang bersiap menghadapi tantangan baru di Serie A dan Piala ini menatap masa depan dengan harapan gelandang muda tersebut bisa menjadi pilar tim. Bagi pemain Polandia, tujuannya adalah untuk terus berkembang, belajar dari para juara hebat dan, jika mungkin, berkontribusi pada kesuksesan baru baik di tingkat klub maupun nasional.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita