Manchester City mengamankan kemenangan liga ketujuh berturut-turut pada hari Sabtu, mengalahkan Ipswich Town 3‑2 di Stadion Etihad. Kemenangan tersebut membuat Setan Merah unggul enam poin dari peringkat kedua Liverpool dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 22 pertandingan, menggarisbawahi dominasi klub yang berkelanjutan di bawah manajer Pep Guardiola.

Pertandingan dimulai dengan atmosfer yang hidup, tradisi lempar pisang yang sudah berlangsung lama di Etihad menambah energi ceria dalam prosesnya. Gol pertama City terjadi pada menit ke-19 ketika Phil Foden, yang absen dari starting lineup sejak diusir keluar lapangan di Manchester United, memanfaatkan umpan cerdas dari Jeremy Doku untuk menaklukkan bek Christian Walton dan mencetak gol dengan penyelesaian mendatar. Ipswich merespons dengan cepat; dalam waktu 55 detik, Daizen Maeda menyamakan kedudukan bagi tim tamu, mengabaikan Marc Guehi dan menaklukkan Gianluigi Donnarumma dengan tembakan tepat.

Dampak Haaland langsung terasa. Pada menit ke-34, Mateo Kovacic memberikan umpan akurat kepada sang striker, yang menyundul bola ke gawang, memberi City keunggulan 2-1. Ia menambahkan gol kedua pada menit ke-69 setelah umpan terobosan apik dari Iliman Ndiaye, mengokohkan keunggulan. Performa penyerang asal Norwegia ini menambah jumlah golnya musim ini menjadi 12 gol, dan ia telah mencetak empat gol pada minggu ini, menjadikannya pemain tercepat dalam sejarah Premier League yang mencapai 100 gol non-penalti.

Ipswich memberikan perlawanan pada tahap penutupan. Pada menit ke-88, VAR memberikan hadiah penalti setelah Marc Guehi melakukan kontak dengan Abdul Fatawu di dalam kotak penalti. Zian Flemming dengan tenang mengkonversi dari titik penalti, mengurangi defisit menjadi 3‑2. Gol di menit-menit akhir merupakan bukti ketahanan tim tamu, namun soliditas pertahanan City dan penyelesaian akhir yang klinis terbukti menentukan.

Meskipun selisihnya tipis, kemenangan City merupakan sebuah pernyataan dari niat mereka. Fokus klub pada kemenangan tetap tak tergoyahkan, bahkan ketika mereka menjalani pengawasan yang ketat seiring dengan kesuksesan yang berkelanjutan. Dengan kemenangan ini, tim asuhan Guardiola unggul enam poin dari Liverpool, memantapkan posisi mereka di puncak klasemen. Pertandingan tersebut juga menandai tujuh kemenangan liga pertama bagi Ipswich asuhan Enzo Maresca, sebuah pencapaian penting bagi manajer baru.

Ke depan, City akan bersiap untuk pertandingan Premier League berikutnya, dengan tujuan mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka dan memperpanjang keunggulan mereka di puncak klasemen. Konsistensi dan kedalaman tim yang berkelanjutan akan sangat penting karena mereka menghadapi serangkaian pertandingan yang menantang dalam beberapa minggu mendatang.

Sky SportsArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita