Napoli menyelesaikan babak pertama melawan Venezia dengan skor 0-0, dengan pertandingan yang ditandai dengan pertahanan yang kokoh dan sedikit peluang nyata. Pertandingan yang dimainkan di Stadion San Paolo ini memperlihatkan kedua tim berusaha mencari titik keseimbangan tanpa berhasil menciptakan peluang mencetak gol yang berbahaya.
Pada awalnya, pelatih Allegri memilih formasi 4-2-3-1, mengecualikan De Bruyne dan Hojlund dari susunan pemain dan mempercayakan peran lini tengah kepada Giovane dan McTominay. Napoli berusaha mempertahankan kecepatan, namun barisan pertahanan Venezia yang dipimpin pelatih baru Nicola menunjukkan perhatian lebih besar terhadap soliditas pertahanan dibandingkan laga-laga sebelumnya. Sistem 3-5-2 Venezia mempertahankan struktur, dengan Yeboah dan Adams di depan, namun tim mengambil pendekatan yang lebih konservatif.
Peluang pertama datang secara sporadis: Lucca menyundul umpan silang Giovane, sementara Adams mencoba melepaskan tembakan tengah yang lemah dan Yeboah mencoba melepaskan tembakan dari jarak 20 meter. Napoli mencoba memanfaatkan kilatan Giovane yang melancarkan tembakan keras kaki kirinya pada menit ke-26, namun peluang nyata pertama datang setelah sepak pojok, ketika Haps menggagalkan tembakan Rrahmani. Lucca kemudian menyia-nyiakan peluang tersebut melalui umpan Giovane yang gagal di kotak penalti.
Babak kedua dimulai dengan kehati-hatian yang sama seperti kedua tim, kedua tim berusaha menangkap kesalahan lawannya. Meski minim pengambilan keputusan, Napoli terus menekan, namun Venezia tetap mempertahankan struktur pertahanannya hingga membuat skor menjadi 0-0 di penghujung babak pertama. Babak kedua dijanjikan akan berjalan seimbang, dengan kedua tim berusaha mencari kunci untuk memecah kebuntuan.
