Paris Saint-Germain memantau dengan cermat RayanCherki, gelandang serang OlympiqueLyonnais, yang harganya dipatok ManchesterCity sebesar 90 juta euro. Sementara itu, Real Madrid juga menunjukkan minat pada pemain muda Prancis itu, yang menempatkan PSG dalam posisi negosiasi yang sulit untuk jendela transfer musim dingin 2026-27.
Cherki, yang bergabung dengan The Citizens dari Lyon pada musim panas 2025, secara bertahap membuktikan dirinya sebagai pemain kunci dalam serangan ManchesterCity. Kreativitas, teknik, dan keserbagunaannya dalam menyerang membuatnya sangat menarik bagi klub-klub besar Eropa. Menurut informasi yang disampaikan oleh CaughtOffside, klub Paris sedang memantau berkasnya dengan cermat untuk menentukan apakah mereka dapat mengintegrasikannya ke dalam proyek LuisEnrique. RealMadrid, pada bagiannya, terus mencermati perkembangan yang dapat mempersulit ambisi Paris jika minat tersebut terwujud.
ManchesterCity tidak punya alasan untuk memfasilitasi kepergian pemain yang terikat kontrak hingga 2030, terutama setelah musim di mana Cherki mencetak 10 gol dan memberikan 15 assist. Oleh karena itu, klub asal Inggris tersebut mematok harga sebesar 90 juta euro, jumlah yang menempatkan transfer tersebut pada kategori tertinggi musim ini. Oleh karena itu, PSG harus mengevaluasi relevansi investasi tersebut dan posisi yang dapat diambil Cherki dalam rencana taktisnya.
Jika Paris memutuskan untuk melakukan negosiasi, mereka harus menawarkan tawaran yang sangat tinggi untuk meyakinkan ManchesterCity agar menjual pemain tersebut. Persaingan dengan RealMadrid juga bisa mendorong PSG mempercepat upayanya agar tidak menyia-nyiakan peluang.
Secara keseluruhan, berkas RayanCherki tetap terbuka, namun jelas bahwa PSG harus menyiapkan proposal keuangan yang ambisius untuk bersaing dengan tuntutan ManchesterCity dan aspirasi RealMadrid. Beberapa bulan ke depan akan menjadi penentu untuk melihat apakah transfer tersebut membuahkan hasil atau apakah gelandang serang asal Prancis tersebut akan terus berkembang di City.
