Paris Saint‑Germain meraih kemenangan yang menentukan melawan Lyon, 2‑0, dalam pertandingan yang menjadi penundaan matchday kedelapan Ligue 1. Kekalahan dari klub Prancis tersebut membuat Parisians naik ke puncak klasemen, dengan 17 poin, satu poin lebih banyak dari Rennes, dua poin atas pasangan Lille-Monaco dan tiga poin atas Lyon. Hasil tersebut juga penting untuk persaingan di stadion, karena PSG memperoleh keunggulan tiga poin atas rival lokalnya.
Di babak pertama pertandingan berjalan seimbang. PSG memulai dengan agresif, melalui pergerakan hebat Fabian Ruiz yang nyaris mengarah ke gawang. Lyon membalasnya dengan percobaan Nuamah yang bisa diblok kiper. Selanjutnya, antara menit ke-19 dan ke-21, Ferran Torres memiliki dua peluang untuk membawa Paris unggul, namun keduanya diblok oleh Safonov. Sebelum jeda, tembakan Akliouche lainnya diblok oleh kiper Lyon Greif, menjaga skor tetap 0‑0.
Titik balik terjadi di babak kedua, ketika Luis Enrique memasukkan Godts dan Mayulu menggantikan Neves dan Ferran Torres. Menit ke-72 Mayulu menerima umpan dari Godts dan, dengan tendangan keras dari tiang dekat, ia mencetak gol yang merusak keseimbangan. Dua belas menit kemudian, Godts melengkapi gol keduanya, menerima umpan dari Ndjantou (yang masuk tiga menit sebelumnya) dan menutup pertandingan dengan gol penentu.
Dengan kemenangan ini, PSG berada di peringkat pertama dengan 17 poin, memantapkan posisi terdepan. Lyon, bagaimanapun, tetap di posisi ketiga dan harus meninjau kembali strateginya untuk bangkit kembali. Seluruh tim Paris menunjukkan kemampuan beradaptasi yang baik, berkat pergantian pemain Luis Enrique yang memberi kehidupan baru pada permainan. Pertandingan PSG berikutnya menjanjikan krusial untuk mempertahankan laju mereka di puncak klasemen, sementara Lyon akan menghadapi tekanan untuk meraih poin di pertandingan berikutnya.
