Manchester City mengamankan kemenangan 3‑0 atas Liverpool di Anfield pada hari Minggu, dengan Erling Haaland membuka skor, Jérémy Doku menambahkan gol kedua, dan Ryan Cherki memastikan kemenangan dengan gol telat. Hasil ini memberi City awal yang sempurna untuk kampanye Liga Premier dan memberi Liverpool kekalahan pertama mereka di bawah manajer baru Andoni Iraola.

Pertandingan ini sangat dipengaruhi oleh suasana di The Kop, di mana pendukung Liverpool meneriakkan “curang” dan slogan-slogan lain yang menuduh City melakukan kesalahan finansial. Nyanyian tersebut dimulai sebelum kick-off dan berlanjut sepanjang pertandingan, mencerminkan upaya banding klub terhadap keputusan komisi yang menyatakan City bersalah karena melanggar peraturan keuangan Liga Premier atas lebih dari 100 tuduhan. City membantah tuduhan tersebut dan mengatakan mereka akan terus menentang temuan tersebut. Lingkungan yang tidak bersahabat tidak menghalangi para pengunjung untuk fokus pada tugas yang ada.

Di babak pertama, Liverpool kesulitan menciptakan peluang bersih. Pemain kunci seperti Dominik Szoboszlai, Cody Gakpo dan Alexander Isak absen karena cedera, dan tim kekurangan ritme setelah jeda internasional. Lewis Koumas dari Liverpool melakukan debutnya di liga, tetapi tim tersebut gagal mengancam gawang City. Satu-satunya momen penting terjadi ketika Haaland mendapat peluang memanfaatkan umpan Semenyo, namun ia menyia-nyiakan peluang tersebut.

Titik balik terjadi di babak kedua ketika gelandang Liverpool Ryan Gravenberch menerima kartu kuning kedua pada menit ke-62 karena melakukan pelanggaran terhadap Anderson. Dengan Liverpool dikurangi menjadi sepuluh pemain, City memanfaatkannya. Haaland mencetak gol pertama, melepaskan tembakan melengkung melewati Donnarumma setelah umpan silang Doku dibelokkan. Doku kemudian menambah gol kedua pada menit ke-56, mengubah serangan balik menjadi gol dengan penyelesaian indah. Gol terakhir terjadi pada menit ke-78 ketika Cherki, setelah mendapat umpan dari Elliot Anderson, menerima umpan tumit dari pemain pengganti Josko Gvardiol, melewati bek Jeremie Frimpong dan menyelesaikannya dengan tenang.

Kemenangan ini merupakan momen penting bagi City, yang selama ini berada di bawah pengawasan ketat atas praktik keuangan mereka. Publikasi temuan komisi Liga Premier baru-baru ini, yang merinci pelanggaran dan upaya untuk menghalangi penyelidikan, menambah konteks pada pertandingan tersebut. Namun performa City tetap fokus dan dominan, dengan tim mempertahankan performa 100% di awal musim.

Liverpool perlu berkumpul kembali setelah kekalahan tersebut, terutama dengan beberapa pemain kunci yang tidak bisa bermain di sisa musim ini. City, sementara itu, akan berupaya membangun awal yang kuat saat mereka terus bersaing memperebutkan gelar liga. Pertandingan di Anfield akan dikenang bukan hanya karena skornya namun juga karena atmosfirnya yang menggarisbawahi perdebatan yang sedang berlangsung mengenai perilaku keuangan City.

The GuardianArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita