Paris Saint-Germain bisa saja mengejutkan pendukungnya pada bulan Oktober dengan menargetkan mantan pemain Olympique de Marseille. Menurut informasi yang disampaikan Foot01, klub Paris itu mengincar LuisSuárez, striker Kolombia yang baru-baru ini meledak di Sporting Portugal. PSG, yang menurunkan penyerang tengah mereka Gonçalo Ramos ke ACMilan dan memperkuat serangan mereka dengan Ferran Torres, sedang mencari pemain nomor sembilan yang mampu memimpin serangan baik di lapangan maupun dalam jumlah.
Luis Suárez, yang menghabiskan musim 2022-2023 di Marseille tanpa benar-benar memantapkan dirinya, menemukan performa terbaiknya di Almeria sebelum bergabung dengan Sporting. Pada usia 28 tahun, ia mencetak 38 gol dan memberikan sembilan assist dalam 53 pertandingan di semua kompetisi tahun lalu, dan telah mencetak dua belas gol di awal musim. Penampilannya baru-baru ini menarik minat tidak hanya PSG tetapi juga FC Barcelona, menurut media Spanyol ElNacional. Sang pemain saat ini terikat kontrak dengan Sporting hingga Juni 2030, dan pihak klub menuntut jumlah setidaknya 80 juta euro untuk melepasnya.
Harga yang diminta menjadi kendala besar bagi klub asal Paris tersebut, yang juga harus mempertimbangkan ekspektasi LuisEnrique yang sudah merombak sektor ofensifnya pada musim panas lalu. Kurangnya penyerang tengah profesional telah diimbangi dengan kedatangan Torres, namun sang pelatih kini mengharapkan pemain yang mampu mencetak gol secara teratur dan menciptakan peluang. Suárez, dengan kemampuannya mendominasi pertahanan dan menjadi penentu di kotak penalti, dapat memenuhi tuntutan tersebut.
Untuk saat ini, belum ada tawaran resmi yang dilayangkan PSG. Oleh karena itu, permasalahan ini masih berada pada tahap spekulasi media, meskipun statistik Suárez dan ketertarikan yang ditunjukkan oleh para pemimpin Paris menunjukkan bahwa proposal tersebut mungkin akan muncul dalam beberapa minggu mendatang. Jika transfer tersebut terealisasi, kembalinya Suárez ke Ligue1 tidak hanya akan menandai perubahan dramatis bagi klub Paris tersebut tetapi juga momen persaingan sengit dengan Olympique de Marseille, yang akan membuat mantan pemainnya pindah ke negara lain.
