Kemenangan kandang Aston Villa yang telah lama ditunggu-tunggu sekali lagi hilang ketika KristofferAjer, setelah beberapa saat di kotak pers, mencetak gol untuk menyamakan skor melawan Brentford di Villa Park. Pertandingan tersebut, yang mempertemukan kedua tim saling bertukar keunggulan dua kali berturut-turut, berakhir dengan hasil imbang 1‑1, memperpanjang rekor tanpa kemenangan Villa di stadion yang telah direnovasi.

Pertandingan dibuka dengan tendangan cepat dari YehorYarmolyuk dari Brentford, yang memanfaatkan kesalahan pengawalan JohnMcGinn setelah tekanan dari JaidonAnthony memaksa bek TyroneMings melakukan kesalahan. Dua menit kemudian, Ajer, yang berada di pinggir lapangan karena ditanyai tentang pola pikir striker Norwegia ErlingHaaland, bergegas ke kotak penalti Villa, menahan tiga pemain bertahan dan melepaskan tembakan yang memantul dari VictorLindelöf sebelum mencetak gol. Gol penyeimbang ini mengingatkan kita akan sifat permainan yang berubah-ubah, karena kedua tim saling bertukar gol dalam kurun waktu hanya 88 detik.

Keunggulan Brentford di babak pertama terjadi ketika tekanan Anthony pada Mings memaksa umpan lepas yang diubah KevinSchade menjadi umpan silang untuk IgorThiago. Bek Norwegia itu menghalau bola ke tepi kotak penalti, namun Yarmolyuk menyerang dari jarak dekat untuk memberi tuan rumah keunggulan 1-0. Villa merespons dengan serangan balik cepat: Tembakan EmiBuendía memantul dari JannikSchuster dan NicolasJackson melewati Ajer untuk menyelesaikannya dari garis enam yard, memulihkan keseimbangan. Interval paruh waktu menampilkan penyelamatan dramatis dari CaoimhínKelleher, yang menggagalkan upaya Jackson dan kemudian McGinn dalam momen menegangkan yang membuat Villa terus memburu.

Babak kedua adalah banyak peluang bagi kedua belah pihak. ElHadjiMalickDiouf dari Brentford mengirimkan umpan silang berbahaya yang membuat pertahanan Villa tetap waspada, sementara IgorThiago tetap menjadi ancaman konstan di lini depan. Pada menit ke-77, momen kecemerlangan individu dari Ajer membuatnya mengungguli pemain bertahan dan mencetak gol yang luar biasa, memberi Villa keunggulan sementara 2‑1. Gol tersebut dirayakan oleh McGinn, yang mengangkat celana pendeknya sebagai tanggapan nakal terhadap nyanyian para penggemar tandang tentang berat badannya. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan karena gol Ajer menjadi satu-satunya gol di pertandingan tersebut dan Villa tidak dapat mengubah keunggulan tersebut menjadi kemenangan.

UnaiEmery, yang menggambarkan kekalahan kandang Villa sebelumnya dari Nottingham Forest sebagai “sangat buruk”, mengungkapkan rasa frustrasinya atas ketidakmampuan tim untuk mempertahankan keunggulan. Hasil imbang tersebut membuat rekor Villa di Villa Park yang telah direnovasi tidak berubah, dengan hanya tiga stand yang dimainkan sejak renovasi. Rekor tak terkalahkan KeithAndrews melawan Emery tetap utuh, karena tim tamu tidak mampu meraih kemenangan meski ada beberapa peluang. Pertandingan berakhir dengan kedua klub ingin berkumpul kembali seiring berlanjutnya musim Liga Premier.

The GuardianArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita