Venezia mengejutkan kejuaraan dengan kemenangan 1‑0 melawan Napoli, berkat gol Akor Adams dan penyelamatan Filip Stanković, yang mencegah semua penyerang Azzurri mencetak gol. Laga yang digelar di Penzo ini menampilkan Venezia yang meski berada di posisi terakhir klasemen, menunjukkan determinasi dan permainan yang lebih seimbang dibandingkan laga-laga sebelumnya.
Konteksnya sudah tegang: Napoli, setelah kekalahan di Liga Champions, mencari poin untuk memulihkan posisi mereka di tabel liga. Pelatih Massimiliano Allegri telah memutuskan untuk tidak memasukkan Kevin De Bruyne dan Hojlund di lapangan, memilih susunan pemain dengan Gilmour, Lucca dan Giovane. Venezia, yang dipimpin oleh Davide Nicola, mempertahankan skor 3‑5‑2 dengan Yeboah dan Adams di depan, namun menunjukkan sikap lebih berhati-hati dibandingkan pertandingan sebelumnya.
Babak pertama ditandai dengan sedikitnya peluang. Napoli mendapat tembakan dari Giovane yang nyaris meleset, sementara Venezia mencoba melepaskan tembakan dari Yeboah dari jarak 20 meter tanpa hasil. Peluang nyata pertama bagi Venezia datang pada menit ke-26, saat umpan silang Giovane berakhir dengan huru-hara, namun bola berakhir di tangan Haps yang berhasil menggagalkan tembakan Rrahmani. Aksi tersebut diakhiri dengan defleksi lebih lanjut oleh Giovane yang meninggalkan bola di luar lapangan.
Gol tersebut tercipta pada menit ke-49, saat Adams memenangi duel fisik dengan Rrahmani dan diakhiri dengan tembakan tengah yang melewati kiper Napoli. Hasil tersebut langsung mengubah suasana pertandingan, Napoli berusaha bangkit, namun Venezia tetap menjaga solidnya pertahanan. Stanković terus menunjukkan kebolehannya, menyelamatkan penalti De Bruyne dan tembakan Lobotka pada menit ke-84, serta memblokir dua upaya Alisson Santos.
Usai pertandingan, Nicola mengungkapkan kepuasannya atas penampilan tim, menggarisbawahi pentingnya sikap dan tim. Dia mengatakan bahwa penyelamatan Stanković sangat penting, tetapi tujuan utamanya adalah menjaga keseimbangan dan determinasi permainan. “Kota ini ajaib, saya ingin melakukan bagian saya,” kata sang pelatih, menyoroti keinginannya untuk berkontribusi pada kesejahteraan para penggemar.
Namun Allegri mengomentari pertandingan tersebut dengan nada yang lebih kritis. Dia menyatakan bahwa, meski banyak peluang tercipta, Napoli seharusnya bisa berbuat lebih banyak dengan tembakan mereka, dan menggarisbawahi perlunya berkonsentrasi untuk memulihkan posisi mereka di klasemen. Ia pun mengingatkan pentingnya laga Liga Champions berikutnya, mengajak tim untuk mengerahkan seluruh kemampuannya demi meraih kemenangan.
Dengan kemenangan ini, Venezia mengukuhkan diri sebagai peringkat terakhir klasemen, namun menunjukkan mampu bersaing dengan tim-tim papan atas. Napoli, bagaimanapun, harus meninjau kembali strategi mereka untuk kembali ke jalur yang benar, sementara kedua klub bersiap menghadapi tantangan berikutnya di kejuaraan dan kompetisi Eropa.
