Atalanta kembali mendapatkan poin saat melawan Frosinone di Bergamo, melalui gol penalti Ederson pada menit ke-33. Pemain Brasil itu memanfaatkan peluang tersebut setelah VAR memastikan adanya handball yang dilakukan Cittadini di area penalti, memberikan penalti yang membuat skor menjadi 2-2. Atalanta yang sempat kebobolan gol pertama di laga tersebut menunjukkan tak mau menyerahkan pertandingan di tangan takdir, mengubah penalti menjadi poin berharga.
Pertandingan dimulai dengan Frosinone memimpin, namun Atalanta bereaksi cepat. Usai gol pertama, tim asuhan Allegri menunjukkan sedikit rasa frustrasi, namun tetap tenang dan terus berjuang untuk menyamakan kedudukan. Keputusan VAR mengubah alur permainan, memberi peluang bagi Atalanta untuk bangkit kembali.
Ederson yang sudah terbukti menjadi kunci pertahanan Atalanta pun menunjukkan kebolehannya dalam menyerang. Gol penalti dieksekusi dengan presisi, dan kiper Frosinone tak mampu menghentikannya. Gol tersebut membawa Atalanta unggul 2-2, meninggalkan Frosinone dengan satu poin dalam pertandingan yang seharusnya berakhir dengan kekalahan.
Pertandingan berlangsung dalam suasana tegang, kedua tim berusaha memanfaatkan peluang yang ada. Atalanta menunjukkan organisasi pertahanan yang bagus, namun juga memiliki momen menyerang yang berkualitas. Frosinone, sebaliknya, berusaha mempertahankan tekanan, namun gagal mencetak gol penentu.
Dengan hasil ini, Atalanta semakin mendekatkan satu poin ke klasemen liga, sementara Frosinone tetap kesulitan. Gol Ederson menjadi momen penting dalam pertandingan tersebut, yang menunjukkan pentingnya dirinya bagi tim. Laga Atalanta selanjutnya akan menjadi krusial untuk memantapkan posisi mereka di klasemen dan terus memperebutkan poin.