Pada hari Minggu pukul 19.30, Romeo Anconetani Arena akan menjadi tuan rumah pertandingan Serie B antara Pisa dan Cremonese, dua tim yang terdegradasi dari Serie A dan kini terpaut empat posisi. Pertandingan ini dinilai "menarik" karena bagi kedua klub ini merupakan kesempatan untuk memperjelas posisi mereka di klasemen dan merebut kembali poin-poin penting.
Pisa yang saat ini duduk di peringkat keenam dengan 10 poin menunjukkan hasil beragam. Di fase kandang mereka hanya menang sekali melawan Catanzaro, namun menderita kekalahan telak 4-1 melawan Virtus Entella. Klub Tuscan, yang dipimpin oleh pelatih Marco Di Loreto, bertujuan untuk memanfaatkan performa bagus Mantua dan Vicenza baru-baru ini, yang telah membantu meningkatkan kepercayaan diri para pemain. Kemungkinan formasinya mencakup 3-4-2-1 dengan Primasso di tengah pertahanan, Calabresi dan Angori di samping, serta Zanon dan Leris di peran lateral. Leone dan Correia harus memberikan dorongan ofensif, sementara Moreo dan Tramoni mendukung lini tengah. Caracciolo dan Petagna akan tetap di bangku cadangan.
Cremonese, sebaliknya, berada di posisi ke-13, di tepi zona playout, dengan hanya meraih satu kemenangan, dua kekalahan, dan tiga kali seri. Pelatih Fabio Pecchia tidak akan dapat mengandalkan beberapa pemain kunci: Rocchetti, Pontisso, Gerli, Djuric, Bonazzoli dan Stuckler, serta Pezzella yang diskors. Untuk fase lateral, diperkirakan akan menggunakan Baschirotto dan Barbieri, sedangkan Luperto dan Bianchetti akan menutupi barisan belakang. Lini tengah akan dikelola oleh Thorsby dan Grassi, dengan trisula Licina, Berti dan Vandeputte di lini serang. Peran striker sentral tetap terbuka antara Nasti dan De Luca.
Dengan jadwal pertandingan, kedua tim berusaha mengkonsolidasikan posisinya: Pisa ingin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen, sementara Cremonese berusaha menghindari playout. Hasil akhir bisa sangat mempengaruhi jalan kedua tim di sisa musim ini.
