Cristian Chivu telah membuat pilihan yang jelas untuk Inter: tim papan atas Liga Champions akan menjadi satu-satunya pilihan untuk pertandingan melawan Brugge. Setelah pergantian skuad yang terjadi pada pertandingan kedua melawan Parma, pelatih asal Rumania ini memutuskan untuk menurunkan starter paling berpengalaman, menunjukkan bahwa Inter tidak boleh melakukan kesalahan di fase krusial turnamen ini.

Konteksnya adalah hari kedua Liga Champions di mana tim Milan sudah mengalami kekalahan dalam debutnya melawan Real Madrid. Meski kekalahan di Bernabéu tidak terlalu membebani, pertandingan berikutnya melawan klub Belgia tersebut merupakan satu-satunya peluang bagi Inter untuk memulihkan poin. Kemenangan menjadi satu-satunya hasil yang memungkinkan Nerazzurri menutup babak penyisihan grup di posisi delapan besar, sehingga terhindar dari babak playoff yang berujung pada eliminasi tahun lalu.

Chivu memilih tim yang terdiri dari pemain tingkat tinggi dengan pengalaman internasional. Di lini serang, Lautaro dan Thuram siap bermain, sedangkan Calhanoglu dipilih sebagai playmaker. Pertahanan diselesaikan oleh Bastoni dan Akanji, dengan Bisseck menutup barisan tiga orang di depan Martinez. Di sayap, Diouf mengambil posisi kanan dan Dimarco kiri, sementara Barella dan Zielinski melengkapi bagian tengah.

Pilihan Chivu, selain menunjukkan keseriusan Inter dalam menghadapi pertandingan, juga menjadi pesan langsung kepada lawannya. Sang pelatih telah menunjukkan bahwa Inter berniat bermain dengan kualitas terbaik dan tidak akan menerima penampilan yang dapat membahayakan posisinya di tabel liga. Dengan tim teratas, Chivu bertujuan untuk mendapatkan hasil positif dan menjaga tim dalam posisi kompetitif untuk tahap akhir turnamen.

Langkah Inter selanjutnya adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk laga melawan Brugge, dengan tujuan meraih kemenangan yang diperlukan untuk terus memperjuangkan tempat di delapan besar. Jika tim berhasil mempertahankan performanya dan memanfaatkan pengalaman pemiliknya, maka tim akan dapat menghindari babak playoff dan melanjutkan perjalanannya di Liga Champions dengan harapan dapat mencapai tujuannya.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita