Paris Saint‑Germain menghancurkan Le Havre 5–1 dalam pertandingan kandang, namun AchrafHakimi-lah yang menimbulkan sensasi terbesar malam itu. Bek asal Maroko ini mencetak hat-trick yang belum pernah terjadi sebelumnya, menandai hat-trick pertama dalam karirnya dan menyoroti pengaruhnya terhadap kemenangan Paris.
Laga yang berlangsung di Stade du Havre ini diawali dengan dominasi PSG yang jelas. The Blues dengan cepat memimpin, dan Hakimi membuka skor pada menit ke-12. Dia kemudian menggandakan golnya pada menit ke-28, sebelum menutup kemenangan individunya dengan mencetak gol kelima tim pada menit ke-73. Penampilannya tidak hanya memperkuat keunggulan klub Paris tetapi juga menonjolkan potensi ofensifnya, yang jarang dimiliki pemain di posisinya.
Sebelum pertemuan tersebut, Hakimi belum pernah berhasil mencetak tiga gol dalam satu pertandingan. Oleh karena itu, hat-tricknya merupakan sebuah tonggak penting dalam karirnya, yang telah ditandai dengan pernah bermain di Real Madrid, Inter Milan dan Juventus. Sang pemain mengatakan setelah pertandingan bahwa dia senang bisa memberikan kontribusi yang begitu besar, menekankan bahwa dukungan dari rekan satu timnya dan kepercayaan dari pelatih sangat penting untuk kesuksesan ini.
Secara kolektif, PSG menunjukkan keunggulan luar biasa, mengendalikan permainan dan menciptakan banyak peluang. Skor akhir 5-1 mencerminkan dominasi Paris, namun hat-trick Hakimi-lah yang akan tetap terpatri dalam ingatan. Le Havre, pada bagiannya, harus menghadapi tim Paris yang jauh lebih berpengalaman dan unggul secara taktik.
Kedepannya, PSG akan terus memantapkan posisinya di Ligue 1 sambil berusaha meraih kemajuan di Eropa. Hakimi, pada bagiannya, sekarang dapat mengandalkan penampilan terbaiknya ini sebagai bukti perkembangannya dan pentingnya dirinya dalam tim. Fans sangat menantikan untuk melihat apakah sang pemain dapat mempertahankan level performa ini di pertandingan mendatang.
