Milan bersiap menghadapi Sassuolo dengan susunan starter baru, mengukuhkan posisi Matteo Gabbia sebagai pilihan pertama gawang musim ini. Pelatih Ruben Amorim memutuskan untuk memulai pertandingan dengan formasi 4‑4‑1‑1, dengan Gabbia menggantikan Gila, sedangkan lini tengah ditempati oleh Pavlovic, Estupinan, Musah, Rabiot dan Moreira. Serangan dipimpin oleh Pulisic, dengan Ramos sebagai peran pendukung.
Di sisi lawan, Sassuolo memilih formasi 4‑3‑3 dengan Muric di sayap kiri, Van der Brempt dan Caleta‑Car di pertahanan, Leysen dan Doig di sayap. Lini tengah terdiri dari Adzic, Matic dan Bakola, sedangkan lini serang terdiri dari Berardi, Esposito dan Laurienté. Pelatih Satalino mempertahankan pengaturan yang sama, dengan full-back berpindah di antara Candé, Walukiewicz, Volpato dan Ghion, dan pelatih Alberto Aquilani mengonfirmasi daftar pemain pengganti.
Di antara berita yang paling relevan, Estupinan kembali ke lapangan sebagai starter untuk Milan, memulihkan posisinya setelah absen sebentar. Gabbia, bagaimanapun, mendapatkan pilihan pertamanya sebagai penjaga gawang tim Rossoneri, sebuah hasil yang menandai perubahan signifikan dalam manajemen departemen gawang. Selanjutnya, sang pelatih memutuskan untuk memasukkan Musah di lini tengah, menggantikan penggunaan Modric, yang dikeluarkan karena usahanya baru-baru ini di tim nasional.
Sassuolo tetap mempertahankan struktur permainannya, dengan hadirnya Adzic di lini depan dan dipilihnya Van der Brempt sebagai bek pilihan dibandingkan Cinquegrano. Serangan tersebut dipimpin oleh Esposito, yang menggantikan Bowie. Lini tengah diisi oleh Matic dan Bakola, dengan hadirnya pemain ketiga, Adzic, yang menjadi starter.
Pertandingan akan berlangsung di bawah pengawasan wasit Fourneau dari Roma, dengan asisten Palermo dan Rossi. VAR akan dikelola oleh Santoro, sedangkan AVAR akan ditangani oleh Meraviglia. Dengan formasi tersebut, kedua tim bersiap menghadapi laga yang menjanjikan penentu klasemen Serie A.
