Milan melaju menuju derby melawan Inter dengan struktur serangan baru: gelandang muda Alphadjo Cisse sudah menjadi pusat perhatian. Pemain berusia 20 tahun, yang menandatangani kontrak dengan klub Rossoneri pada Januari tahun lalu, terbukti menjadi tawaran yang nyata di bursa transfer, dengan valuasi yang kini meningkat dua kali lipat dibandingkan harga beli.
Cisse, lahir di Paris tetapi berasal dari Senegal, ditemukan oleh klub Veronese dan menghabiskan musim 2022-23 dengan status pinjaman di Catanzaro, di mana ia bersinar di Serie B. Milan memutuskan untuk memblokirnya pada bulan Januari, membayar 8 juta euro ditambah bonus 1,5 juta, mengatasi persaingan dari PSV Eindhoven. Nilainya saat ini, menurut Transfermarkt, berkisar 20 juta euro, dua kali lipat dari harga yang harus dibayar.
Pelatih Ruben Amorim, yang awal musimnya tidak menentu, bisa memberikan kesempatan kepada Cisse untuk bermain di San Siro. Pemuda ini telah menunjukkan bahwa dia tidak takut dengan seragam yang berat dan dia siap untuk menantang lapangan terbesar di Italia. Dia telah menunjukkan keserbagunaan di masa lalu, bermain sebagai false nine dan sebagai striker, dan gaya permainannya bisa menjadi elemen kunci bagi Milan di pertandingan berikutnya.
Milan yang menelan kekalahan telak melawan Bologna masih belum menemukan kepastian susunan pemainnya. Namun kedatangan Cisse memberikan kekuatan baru. Jika Amorim menurunkannya, anak muda ini akan mampu menunjukkan kemampuannya di depan penonton internasional.
Derby semakin dekat dan Milan harus memutuskan apakah akan mempercayakan tanggung jawab untuk membuka pertandingan kepada talenta baru tersebut. Jika Cisse bisa mempertahankan performanya, ia bisa menjadi andalan tim dalam beberapa bulan mendatang.
Hasil akhir pertandingan akan bergantung pada keputusan Amorim dan kemampuan Cisse beradaptasi dengan ritme sepak bola Serie A. Milan, dengan rekrutan barunya, bersiap untuk menulis babak baru dalam sejarahnya.