Roma kembali ke Udine pada 3 November, di Stadion Bluenergy, untuk menghadapi Udinese setelah kemenangan 4-2 atas Cagliari. Klub Giallorossi bertujuan untuk mendulang poin berharga lebih lanjut untuk menjaga jarak dari Lazio dan Inter di klasemen yang saat ini menempati puncak klasemen. Sementara itu, tim asuhan Gian Piero Gasperini akan mempersiapkan laga Liga Champions melawan Manchester United yang akan dihelat di Old Trafford pada hari yang sama.
Laga melawan Udinese merupakan peluang penting bagi Roma, yang telah menunjukkan bahwa mereka tidak meremehkan Serie A meski kalendernya bertumpang tindih dengan kalender Liga Champions. Gasperini telah menunjukkan fleksibilitas taktis tertentu dalam beberapa pekan terakhir, bereksperimen dengan rencana permainan yang berbeda untuk menjaga performa grup tetap tinggi. Mengingat pertandingan di Udine, sang pelatih bisa memberikan ruang kepada pemain seperti Ghilardi, yang menunjukkan performa bagus melawan Cagliari, dan kepada Rodrigo Mora, yang setelah gol pertamanya di Olimpico menyatakan keinginannya untuk menjadi starter dan bergabung dengan Soulé di lini tengah menyerang.
Mora meminta untuk dipertimbangkan masuk tim utama, menyoroti keinginannya untuk berkontribusi lebih aktif bagi kesuksesan klub. Perannya bisa menjadi penting dalam fase transisi antara Serie A dan Liga Champions, di mana Roma harus menyeimbangkan kebutuhan kedua kompetisi tersebut. Ghilardi, di sisi lain, disebutkan sebagai pemain yang mungkin dimasukkan untuk membangun performa terkininya dan memberikan tekanan pada bek Mancini, yang belum berada dalam kondisi terbaiknya.
Oleh karena itu, pertandingan melawan Udinese akan menjadi ujian mendasar bagi Roma, yang harus menunjukkan bahwa mereka mampu menghadapi tantangan ganda yaitu kejuaraan dan Liga Champions. Tim asuhan Gasperini telah menunjukkan bahwa mereka dapat beradaptasi dengan situasi taktis yang berbeda, namun tekanan kompetisi Eropa tidak boleh mengalihkan perhatian dari Serie A. Dengan Roma yang ingin mengkonsolidasikan posisi mereka di liga, hasil di Udine akan menjadi indikator kunci dari performa dan kemampuan mereka untuk mempertahankan daya saing di berbagai lini.