Napoli telah mengumumkan bahwa gelandang Slovakia Stanislav Lobotka, yang absen dari lapangan pada paruh pertama kemenangan 4-1 melawan Monza, mengalami cedera ganda. Setelah cedera, pemain tersebut pergi ke Rumah Sakit Pineta Grande untuk tes instrumental, yang menunjukkan lesi sindesmosis tibio-fibular tanpa ketidakstabilan dan kerusakan tingkat rendah pada ligamen peroneal-talar anterior (LPAA) pergelangan kaki kiri. Lobotka sudah memulai proses rehabilitasi dan akan diawasi oleh staf medis dalam beberapa minggu mendatang.
Napoli menerbitkan catatan medis yang menyatakan bahwa cedera pada sindesmosis tibio-fibular didiagnosis tanpa ketidakstabilan, sedangkan kerusakan pada LPAA tingkat rendah. Klub menggarisbawahi bahwa sang pemain telah memulai proses rehabilitasi dan waktu pemulihannya belum ditentukan. Dengan tidak adanya prognosis yang tepat, tim harus menunggu perkembangan klinis untuk menentukan tanggal kembalinya penyakit tersebut.
Cedera pada sindesmosis tibiofibular biasanya ditangani secara konservatif, namun waktu pemulihan mungkin lebih lama dibandingkan keseleo pergelangan kaki normal. Berdasarkan indikasi umum, kembalinya aktivitas penuh dapat memakan waktu antara 4 dan 8 minggu, dengan variabilitas yang signifikan bergantung pada tingkat keparahan, nyeri, dan respons terhadap rehabilitasi. Cedera tingkat rendah yang terjadi pada LPAA harus dievaluasi dalam konteks pemulihan secara keseluruhan, dan hanya pemeriksaan selanjutnya yang akan mempersempit jangka waktu untuk kembali ke lapangan.
Saat ini Napoli belum memberikan rincian mengenai kalender Lobotka, namun pihak klub kembali menegaskan bahwa proses rehabilitasi sudah berjalan dan kesehatan sang pemain menjadi prioritas utama. Fans harus menunggu kabar lebih lanjut dari staf medis untuk mengetahui kapan sang gelandang bisa kembali bersaing dengan tim Neapolitan.