Atlético de Madrid membuka hari kedua babak penyisihan grup Liga Champions dengan kemenangan gemilang 2-0 atas Manchester United di Metropolitano. Gol Pablo Barrios terjadi hanya 52 detik setelah dimulainya pertandingan, ketika penyerang tersebut memanfaatkan umpan dari Kang-in Lee dan satu assist dari Álex Baena. Gol kedua yang dicetak Lookman pada menit ke-79 menjadi penentu kemenangan dan memberikan kemenangan berharga bagi tim Merah Putih di kandang sendiri.

Pertandingan diwarnai dengan beberapa keputusan wasit yang mempengaruhi hasil. Pada menit ke-43 wasit menganulir gol Cardoso setelah meninjau permainan dengan VAR dan mendeteksi adanya handball yang dilakukan Llorente pada umpan sebelumnya. Kemudian, pada menit ke-75, wasit mengeluarkan Leny Yoro, meninggalkan Manchester United dengan sepuluh pemain untuk sisa pertandingan. Situasi ini menguntungkan rojiblancos, yang memanfaatkan keunggulan numerik untuk mengontrol permainan dan menutup skor.

Bagi Atlético, kemenangan ini merupakan langkah penting dalam upaya mencapai final Liga Champions di Metropolitano sendiri. David Hancko, dalam previewnya, mengenang bahwa tahun lalu mereka hampir mencapai final dan meskipun jalannya masih panjang, kemenangan memberi mereka kepercayaan diri. “Mudah-mudahan kami bisa mencapai final di stadion kami, itu akan luar biasa, tapi jaraknya sangat jauh,” komentarnya. Pelatih Diego Simeone mengambil sikap yang lebih hati-hati, menekankan perlunya fokus pada setiap pertandingan secara individu dan tidak terlalu berharap jauh. “Mari kita tidak memberi umpan pada situasi yang jauh, tapi pertandingan demi pertandingan, di situlah kita kuat,” jelasnya.

Hasil juga krusial usai kekalahan melawan Liverpool di hari pertama. Ruang ganti Atlético menyoroti pentingnya mencetak poin di babak penyisihan grup. Alex Baena memuji pertahanan dan organisasi tim, sementara Pablo Barrios menyoroti kualitas penampilan dan keseriusan pertandingan. Oblak, sang kiper, menggarisbawahi relevansi tiga poin yang didapat.

Dengan kemenangan tersebut, Atlético menghadapi serangkaian pertandingan yang menuntut di babak penyisihan grup, termasuk pertandingan melawan Stuttgart, Eindhoven dan Bodo dalam kondisi musim dingin, serta duel dengan tim kuat seperti Bayern Munich, Fenerbahçe dan Viking. Tim harus tetap fokus dan disiplin untuk terus maju dalam kompetisi. Tantangan selanjutnya adalah mengkonsolidasikan posisi di grup dan terus membangun fondasi kemenangan pertama di Metropolitano.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita