Pertandingan hari Minggu antara Como dan Roma menjanjikan lebih dari sekedar pertarungan memperebutkan tiga poin. Kedua tim, yang sering disebut-sebut sebagai alternatif pengganti Inter, datang ke pertandingan ini dengan banyak pemain yang absen sehingga bisa mempengaruhi hasil dan klasemen.
Como yang dipimpin Gian Piero Gasperini kehilangan strikernya Moise Kean. Sang pelatih menggarisbawahi bahwa Inter masih tetap menjadi tim dominan, namun menyadari bahwa Como, bersama tim lainnya, mampu bersaing memperebutkan tempat di barisan belakang. Gasperini juga menjelaskan bahwa bek Serbia Mile Svilar akan absen setidaknya sebulan karena cedera patah tulang pada jari kelimanya. Meski cederanya bukan patah tulang terbuka, namun penyembuhannya memerlukan masa pemulihan kurang lebih empat minggu, dengan kemungkinan pemasangan sekrup jika diperlukan. Kiper Pierluigi Gollini malah akan menggantikan Svilar, dengan Gasperini menyatakan keyakinannya pada kemampuan dan pengalamannya di tim nasional.
Untuk Roma, Cesc Fabregas memuji klub tersebut sebagai "sangat proaktif dan ofensif", menyoroti kualitas pelatih mereka. Namun, tim harus menghadapi absennya Svilar, yang telah memberi Roma banyak poin dalam dua musim terakhir. Fabregas menyoroti pentingnya Svilar bagi pertahanan dan menyatakan keinginannya untuk terus sering mencetak gol. Absennya Svilar dipandang sebagai pukulan telak bagi tim, terutama mengingat pengalaman dan kontribusinya di lapangan.
Di Italia, situasi Kean telah menimbulkan kontroversi antara Federasi dan klub. Sang pemain akan absen sekitar sepuluh hari setelah cedera yang dialaminya saat bertanding melawan Belgia. Fabregas mengkritik manajemen komunikasi antara Federasi dan klub, dengan menyatakan bahwa komunikasi harus ditingkatkan. Sebagai tanggapan, dokter tim nasional, Angelo De Carli, menjelaskan bahwa staf Italia terus memperbarui dokter klub sebelum, selama dan setelah kamp pelatihan, sehingga memastikan manajemen cedera yang memadai.
Oleh karena itu, pertandingan antara Como dan Roma menampilkan dirinya sebagai pertandingan yang krusial tidak hanya dalam hal perolehan poin namun juga dalam pengelolaan absensi pemain kunci. Dengan absennya Svilar dan Kean cedera, kedua tim perlu beradaptasi dengan cepat untuk mempertahankan daya saing. Taruhannya tinggi dan hasil akhir bisa berdampak signifikan pada klasemen Serie A.
