Pada hari Sabtu, Atlético de Madrid akan menghadapi Espanyol di Stadion RCDE, dan pertandingan tersebut akan memiliki nuansa khusus: bek Colchonero MarcPubill, yang merupakan bagian dari tim muda klub Catalan sebelum menjadi salah satu pilar pertahanan Simeone. Pubill, yang memiliki tinggi badan 1,90m, dikeluarkan dari kategori kadet Espanyol karena tinggi badannya, tetapi karirnya telah membuatnya menonjol di Levante dan Almería, sebelum bergabung dengan Atlético pada musim panas 2025.

Espanyol memasuki laga tersebut dengan pukulan yang sulit. Musim ini sulit bagi The Parkit, yang berada tepat di atas zona degradasi dan sedang mencari kemenangan untuk mengubah tren. Sebaliknya, Atlético yang baru saja mengalahkan Alavés di stadionnya sendiri sedang mempersiapkan pertandingan berikutnya melawan Manchester United di Liga Champions. Di tim Colchonero, kehadiran Pubill ditambah pengalaman DavidRomero semakin memperkuat barisan belakang sehingga menjadikannya salah satu bek paling andal di tim.

Duel tersebut tak hanya menjadi ujian performa, tapi juga balas dendam emosional bagi Pubill. Dengan menghadapi mantan klubnya, sang bek akan memiliki kesempatan untuk menunjukkan evolusi dan nilainya dalam skema Simeone. Sejarah Atlético penuh dengan mantan pemain parkit yang berjaya di Liga, di antaranya Mario Hermoso yang menonjol, yang tiba pada tahun 2019 dengan harga hampir 30 juta, dan lainnya seperti JuanfranTorres, MaxiRodríguez dan RobertoFresnedoso, yang juga pindah dari Barcelona ke Madrid sebelum berkonsolidasi di Colchonero.

Masa lalu Pubill di Espanyol, yang dimulai pada usia delapan tahun setelah menonjol di Centre d'Esports Manresa, menjadi acuan bagi klub. Kenaikannya dari dasar hingga lini depan Atlético menggambarkan jalan yang dapat diikuti oleh banyak pemain, dan partisipasinya di pertandingan berikutnya akan menjadi bukti lintasan tersebut. Dengan musim yang masih berlangsung, hasil pertandingan ini dapat mempengaruhi posisi Espanyol di klasemen dan semangat Atlético sebelum tantangan kontinental berikutnya.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita