Real Betis kalah dalam pertandingan klasik di La Cartuja melawan FC Barcelona dengan skor telak 2‑5, di mana Barca mendominasi dan rivalnya tidak mampu mengatasi selisih tersebut. Laga yang merupakan bagian dari babak kesembilan LaLiga ini berakhir dengan kemenangan tim Catalan dan membuat suporter Betis merasakan kekalahan pahit di kandang sendiri.

Pertandingan dimulai dengan kecepatan yang hingar-bingar. Barcelona memimpin pada menit ke-62 ketika Eric García mencetak gol setelah permainan kolektif yang melibatkan Lamine Yamal dan Valles. Pengusiran Facundo Bernal pada menit ke-84, usai melakukan sundulan ke Yamal, memaksa Betis bermain dengan sepuluh pemain di menit-menit akhir, yang turut membuat tim tamu semakin memperbesar keunggulan. Pada menit ke-78, Dani Olmo memperbesar selisih lewat gol indah yang datang dari sang gelandang, dan pada menit ke-63 pemain yang sama kembali mencetak gol, membuat skor menjadi 2-4 sebelum Barca menutup pertandingan dengan gol Eric García pada menit ke-30 babak kedua.

Momen-momen pertarungan diperlihatkan Betis terutama pada babak kedua, ketika berhasil mencetak gol dari Abde pada menit ke-54 yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Namun, pertahanan Barca tetap kokoh dan absennya pemain kunci Betis, Facundo Bernal, yang dikeluarkan dari lapangan, membuat tim mengalami kelemahan numerik yang dimanfaatkan Barca untuk menutup pertandingan. Wasit juga menganulir gol Gabriel Jesus pada menit ke-51 karena handball, yang menimbulkan kontroversi antara fans Betis dan pemain Barca.

Hasil tersebut membuat Barcelona memiliki posisi kokoh di klasemen, tetap berada di zona kualifikasi Liga Champions. Betis, pada bagiannya, tertinggal di posisi yang lebih rendah, yang memaksanya untuk meningkatkan diri di pertandingan berikutnya agar tidak terjerumus ke zona degradasi. Pertandingan tersebut juga menyoroti penampilan Lamine Yamal yang mencetak satu gol dan memberikan assist kepada beberapa pemain timnya, menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain terpenting Barcelona musim ini. Kepergian Facundo Bernal dan dikeluarkannya beberapa pemain Betis menjadi warna pertandingan yang menjadi kenangan klasik bagi para pendukung kedua tim.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita