Inter menutup hari keenam Serie A dengan skor telak 3-0 melawan Parma, melanjutkan perburuan di puncak klasemen setelah jeda internasional yang panjang. Laga yang digelar di Stadion Giuseppe Meazza ini menjadi penentu bagi Nerazzurri yang memastikan diri menduduki peringkat pertama klasemen, tak terkalahkan bersama Roma dan Lazio. Hasil tersebut memberi dorongan kuat bagi klub yang baru saja pulih dari jeda kompetisi internasional.

Babak pertama didominasi oleh Inter. Gol pembuka tercipta pada menit ke-13, ketika Petar Sucic memanfaatkan kesalahan pertahanan Parma untuk memasukkan bola ke gawang. Lima menit kemudian, H. Çalhanoglu mengonversi penalti, menggandakan keunggulan. Gol ketiga dicetak pada menit ke-31 oleh M. Thuram yang menutup babak pertama dengan tembakan akurat. Ketiga gol tersebut dicetak sebelum jeda, membuat Parma tidak memiliki peluang untuk pulih.

Di babak kedua, Inter tetap tenang, mengelola keunggulan dengan keputusan taktis yang tepat. Pelatih Chivu memuji kecepatan adaptasi para pemain di Parma, menggarisbawahi pentingnya persiapan fisik dan disiplin. Ia juga menyoroti performa pemain seperti Pio Esposito dan Carlos Augusto yang menunjukkan energi dan ketahanan. Chivu pun berkomentar positif atas kontribusi Dimarco dan Diouf yang menambah kesegaran tim.

Usai pertandingan, para pemain mengungkapkan kepuasannya. Sucic menyatakan dia senang dengan kemenangan ini dan menegaskan kembali komitmennya kepada Inter, tidak termasuk rumor transfer. Thuram mengungkapkan kekecewaannya karena tidak dipanggil ke timnas, namun menegaskan dedikasinya kepada tim. Kiper Pavard mengomentari kegembiraannya bisa kembali ke Milan, berterima kasih kepada keluarganya atas dukungan mereka. Pelatih Gilardino menyadari perlunya melatih aspek fisik dan taktis, namun menegaskan kembali kepercayaannya pada tim.

Dengan hasil tersebut, Inter mengukuhkan diri di peringkat pertama, dengan rekor tak terkalahkan yang menempatkannya unggul dari para rivalnya. Klub sekarang bersiap menghadapi tantangan yang akan datang, dengan fokus pada peningkatan taktis lebih lanjut dan manajemen tim setelah jeda nasional. Pertandingan Inter berikutnya diperkirakan melawan salah satu tim papan tengah, di mana tim harus menjaga konsentrasi untuk mengkonsolidasikan posisi dominan mereka.

Corriere dello SportArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita