Frosinone menyelesaikan pertandingan melawan Lecce dengan skor jelas 4-0, memantapkan posisi mereka di klasemen dan menunjukkan bahwa grup Ciociaria tidak lagi berhenti. Gol penentu dicetak pada menit ke-73 oleh striker Birligea, yang memanfaatkan assist sempurna dari Schmid untuk menghancurkan pertahanan Liscianese.
Pertandingan yang dimainkan di Stadion Artemio Franchi ini merupakan serangan ofensif yang nyata bagi Frosinonesi. Setelah memusnahkan Lecce dengan gol pertama dari Monteiro pada menit kedelapan, klub terus menekan, menambahkan gol kedua dan ketiga sebelum jeda untuk memimpin 3-0. Titik konfrontasi terakhir didapat ketika Birligea yang baru masuk ke lapangan menggantikan Raimondo memanfaatkan peluang umpan jitu Schmid, mengarahkan bola ke gawang dan menutup pertandingan dengan skor 4‑0.
Lecce, yang sudah dalam kesulitan, mencoba bereaksi dengan beberapa upaya untuk menyamakan kedudukan, namun pertahanan Frosinone berhasil mempertahankan jeda, juga berkat performa solid gawangnya. Hasil akhir tersebut memperkuat posisi Frosinone di puncak klasemen, sementara Lecce masih berada dalam posisi sulit, dengan skor yang tidak membuat mereka bisa memulihkan posisinya di klasemen.
Gol Birligea menjadi momen kunci dalam pertandingan tersebut, menunjukkan kemampuannya memanfaatkan peluang yang diciptakan rekan setimnya Schmid. Penyerang menunjukkan visi permainan yang baik dan penentuan posisi yang memungkinkannya mencapai target dengan tepat. Penampilannya disambut antusias oleh para suporter yang merayakan gol tersebut dengan sangat antusias.
Dengan hasil ini, Frosinone semakin dekat dengan zona kualifikasi kejuaraan Eropa, sementara Lecce harus meninjau ulang strateginya untuk mencoba membalikkan keadaan. Pertandingan Frosinone berikutnya akan melawan lawan yang sama kompetitifnya, dan klub harus mempertahankan intensitas yang sama untuk terus mengkonsolidasikan posisi mereka di tabel liga.