Venezia telah meresmikan pemecatan Giovanni Stroppa sebagai pelatih tim utama, setelah serangkaian kekalahan di awal kejuaraan. Klub laguna yang berhasil meraih promosi ke Serie A pada musim 2025/26 ini memutuskan untuk mengubah haluan teknis mengingat musim Serie A di mana tim telah mengalami enam kekalahan dalam enam pertandingan. Dalam komunikasi resminya, klub mengucapkan terima kasih kepada Stroppa dan stafnya atas profesionalisme dan komitmen yang ditunjukkan selama mereka bersama tim.
Untuk menggantikan Stroppa, Venezia memilih Davide Nicola, yang menempati posisi pertama di antara kandidat, menyalip mantan Paolo Zanetti yang berwarna oranye-hijau. Klub Laguna bermaksud untuk segera mencapai kesepakatan dengan sang pelatih, yang harus memimpin tim dalam konteks sulit setelah serangkaian kekalahan. Menurut sumber TMW, klub telah memulai kontak dengan Cremonese untuk kemungkinan pemutusan kontrak pelatihnya, namun pilihan akhir ada di tangan Nicola. Di staf baru Nicola, seharusnya tidak ada Simone Barone, mantan gelandang dan asisten pelatih di beberapa tim, termasuk Cremonese.
Sementara itu, pemilik Como, Mirwan Suwarso, berbagi dengan Corriere dello Sport tentang ambisi klub, yang telah menginvestasikan lebih dari 400 juta euro berkat mitra seperti Uber dan Netflix. Suwarso menyoroti pentingnya membangun landasan yang kokoh bagi pendapatan berulang dan perlunya mematuhi Financial Fair-Play. Meskipun lolos awal ke Liga Champions, Como belum menetapkan tujuan olahraga yang ambisius, namun fokus pada perencanaan keuangan berkelanjutan untuk bersaing di Eropa.
Di lini depan Lazio, setelah penjualan Romagnoli dan Patric serta kedatangan Diogo Leite, klub masih memiliki satu tempat yang tersedia dalam daftar. Luca Pellegrini, mantan pemain sayap Juventus, siap kembali bermain setelah menunggu berbulan-bulan. Kembalinya dia dipandang sebagai pertanda positif bagi ruang ganti, dengan pemain seperti Frattesi dan Pinamonti mendukungnya. Pelatih Gattuso bersikeras agar dia kembali, memuji kegigihan dan penampilan teknisnya dalam pertandingan persahabatan terbaru. Kehadiran Pellegrini bisa membuatnya lebih laku di bursa transfer berikutnya.
Singkatnya, Venezia telah memutuskan untuk mengganti pelatih setelah serangkaian kekalahan, dengan fokus pada Davide Nicola untuk mencoba mengembalikan tim ke jalur yang benar di Serie A. Como, di sisi lain, terus berinvestasi untuk membangun klub yang berkelanjutan, sementara Lazio mempersiapkan kembalinya Luca Pellegrini untuk memperkuat skuad mereka dalam menghadapi tantangan berikutnya.