Gianluca Pagliuca mengutarakan pendapatnya mengenai kiper Inter, GianluigiMartinez, dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport jelang laga antara Bologna kontra Inter. Bek veteran ini menyatakan bahwa "semua orang melakukan kesalahan" dan anggapan tersebut adalah satu hal yang tidak dapat ia toleransi, mengutip insiden seperti insiden back-heel di Madrid. Pagliuca mengingatkan bahwa bahkan kiper hebat seperti Neuer, Courtois, atau Gigio pun sempat melakukan kesalahan, namun ia menggarisbawahi bahwa Inter tidak bisa menjadikan seluruh penampilan di babak kedua hanya dengan satu pelanggaran.
Dalam konteks musim, Martinez mengalami awal yang sulit, dengan serangkaian kesalahan yang membuatnya mendapat sorotan. Namun Pagliuca kembali menegaskan bahwa kesalahan Martinez tidak seharusnya menentukan performa Inter secara keseluruhan, yang tetap meraih hasil positif di liga. Mantan kiper itu juga menyinggung dilema Roberto Chivu, pelatih Inter, yang harus memutuskan apakah akan mengonfirmasi Martinez atau fokus pada Marco Provedel. Pagliuca mengungkapkan keyakinannya pada Chivu, dengan menyatakan bahwa "Saya sangat menghargai Chivu dan dia akan tahu apa yang harus dilakukan". Ia juga mengenang situasi Marco Sommer, kiper Swiss yang meski dikritik, terbukti bisa diandalkan di lapangan.
Pagliuca menutup wawancaranya dengan menggarisbawahi bahwa Provedel mewakili alternatif yang valid bagi Martinez, karena "dia akan mendapatkan ruangnya, Chivu tidak meninggalkan siapa pun karena dia tahu dia memiliki dua penjaga gawang yang valid". Menurut veteran tersebut, umumnya satu penjaga gawang bermain di satu kompetisi dan yang lainnya bermain di kompetisi lain, sehingga memastikan jangkauan dan daya saing dalam departemen tersebut. Dengan dijadwalkannya pertandingan Bologna-Inter, Inter harus mengevaluasi dengan cermat pilihan penjaga gawang yang akan diturunkan, sementara Pagliuca masih dihadapkan pada keputusan Chivu, yang harus menyeimbangkan kebutuhan keamanan dan pengembangan departemen.
