Pemilik Milan Gerry Cardinale jelas mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap penampilan timnya pada laga keenam liga yang berakhir imbang 1-1 melawan Lecce. Menurut informasi yang diberikan Sky Sports, Cardinale tidak senang dengan usulan permainan ofensif, khususnya dengan peran Gonçalo Ramos, dan mengkritik fase pertahanan dan performa bola mati. Komentar tersebut dibuat saat Milan menyaksikan pertandingan dari tribun, namun tidak dapat menemukan kekuatan yang jelas.
Pemilik, yang mengendalikan klub melalui dana Red Bird, menekankan bahwa tim gagal memanfaatkan peluang yang diciptakan dan pertahanan menyisakan ruang untuk kesalahan yang membuat mereka kehilangan poin. Kurangnya kontribusi yang menentukan dari Ramos disebut-sebut sebagai contoh kurangnya keterlibatan ofensif. Cardinale juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap pengelolaan bola mati, salah satu aspek yang berdampak negatif pada hasil akhir.
Milan sekarang bersiap untuk tantangan Eropa berikutnya: pada hari Kamis mereka akan menghadapi Salzburg di Liga Europa. Namun Cardinale tidak akan hadir di Austria karena pemiliknya sudah berangkat ke Amerika Serikat. Perjalanannya berikutnya ke Italia dijadwalkan pada akhir pekan berikutnya, saat pelatih Amorim akan memimpin tim melawan Atalanta, sebuah pertandingan yang krusial untuk menghindari kemerosotan peringkat lebih lanjut.
Klub, yang telah menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan di lapangan, harus meninjau kembali strategi ofensif dan defensifnya untuk kembali bersaing di level yang dibutuhkan. Perhatian Cardinale tetap terfokus pada peningkatan permainan bola mati dan peningkatan efektivitas ofensif, elemen kunci musim ini. Hasil pertandingan berikutnya melawan Atalanta akan menjadi indikator penting kemampuan Milan memperbaiki kekurangan yang terlihat pada pertandingan terakhir dengan Lecce.
