Pelatih Monza, Ivan Juric, menutup konferensi pers pada 12 Oktober dengan pernyataan yang langsung menarik perhatian: ia memutuskan untuk tidak lagi mengkritik wasit, malah mengajak para pemain untuk tidak terjerumus ke dalam perilaku "turun ke lapangan". Juric mengatakan dia merasa komentar "sulit di babak pertama" itu terlalu berlebihan dan dia kehilangan kepercayaan pada kemampuannya mengatur pertandingan.
Pada laga melawan Lazio, Monza mendapat pukulan telak saat kehilangan kipernya karena cedera. Sang manajer menggarisbawahi bahwa, meski kekurangan pemain kunci, pasukannya menunjukkan reaksi kuat di babak kedua, dengan satu kiper melakukan intervensi luar biasa. “Kami gagal karena kehilangan karakteristik kami,” kata Juric, menyoroti bahwa secara teknis tim gagal mempertahankan tingkat tekel dan tekanan yang diharapkannya.
Juric juga meminta para pemain untuk tidak mengeluh terhadap wasit, menjelaskan bahwa sepak bola adalah permainan yang harus dihormati oleh wasit. “Saya tidak ingin menghakimi wasit lagi karena saya menyukai sepak bola ini karena cara mereka memimpin wasit,” katanya, sambil mendesak para pemain untuk fokus pada permainan daripada keputusan wasit. Sang pelatih menambahkan bahwa para pemain harus belajar untuk tidak “turun ke lapangan”, sebuah cara untuk mengatakan agar tidak terjerumus ke dalam perilaku protes atau mengeluh.
Di sela-sela babak pertama dan kedua, Juric mengabarkan tak banyak bicara kepada para pemain karena mereka sudah menyadari kekurangan mereka di babak pertama. “Tidak banyak yang bisa dikatakan, para pemain tahu betapa buruknya penampilan kami di babak pertama,” jelasnya, menunjukkan bahwa motivasi diberikan melalui contoh permainan dan tekad untuk berkembang.
Monza yang saat ini berada di zona degradasi harus menghadapi pertandingan selanjutnya dengan tim yang telah menunjukkan mampu bereaksi positif saat semangat sedang tinggi. Juric menutup konferensi dengan ajakan kepada tim untuk fokus pada peningkatan teknis dan taktis, tanpa terganggu oleh faktor eksternal. Pertandingan berikutnya akan sangat penting untuk dipahami apakah Monza mampu memantapkan posisinya di Serie A dan menghindari degradasi.
