Pada tanggal 15 Oktober 2017, SanSiro menjadi ajang derby antara Inter dan Milan yang menampilkan pemain Argentina MauroIcardi menjadi protagonis mutlak. Lewat hat-trick, sang penyerang membawa Milan meraih kemenangan 3-2, membuat Inter berada dalam posisi kurang menguntungkan dan membuat pelatih GianPiero Spalletti tersenyum puas.
Kedua klub sedang menjalani renovasi setelah perjalanan ekstensif musim panas. Milan telah berinvestasi pada pemain-pemain terkenal seperti Bonucci, Romagnoli, Kessie dan AndréSilva, sementara Inter telah mengkonsolidasikan skuad mereka dengan kehadiran Skriniar, Miranda, BorjaValero, Cancelo, Perisic dan, yang terpenting, Icardi, yang kini menjadi kapten yang tak terbantahkan. Dalam konteks ini, penampilan Icardi sangat menentukan.
Pertandingan dimulai dengan aksi Candreva pada menit kedelapan, namun gol pertama tercipta pada menit ke-28 ketika Icardi memanfaatkan kesalahan penjagaan Perisic untuk mencetak gol. Suso menyamakan kedudukan pada menit ke-56, namun Icardi kembali memimpin pada menit ke-63, membawa Milan unggul. Inter menyamakan kedudukan pada menit ke-80 melalui gol bunuh diri Handanovic, namun gol penalti Icardi pada menit ke-90 memastikan kemenangan. Hasil akhirnya adalah 3‑2 untuk keunggulan Milan.
Tim Inter bermain dalam formasi 4‑2‑3‑1, dengan Handanovic di bawah mistar gawang dan pertahanan terdiri dari D'Ambrosio, Skriniar, Miranda, dan Nagatomo. Lini tengah dipimpin oleh Gagliardini dan Borja Valero, sedangkan lini serang dibentuk oleh Candreva, Vecino dan Perisic, dengan Icardi sebagai ujung tombak. Di Milan, susunan pemainnya adalah 3‑5‑1‑1, dengan Donnarumma sebagai penjaga gawang dan pertahanan yang menampilkan Bonucci, Romagnoli, dan Musacchio. Lini tengah ditempati oleh Borini, Kessie dan Biglia, sedangkan serangan dipimpin oleh Suso dan AndréSilva.
Hasil ini berdampak langsung pada klasemen. Inter yang sudah berada dalam posisi kurang menguntungkan harus menjalani fase pemulihan yang sulit, sedangkan Milan dengan kemenangan tersebut mampu semakin mendekatkan diri ke puncak klasemen dan memberikan hasil positif bagi pelatih Montella. Bagi Spalletti, penampilan Icardi memperkuat keyakinannya terhadap strateginya dan memperbesar harapannya meraih gelar. Langkah selanjutnya bagi kedua tim adalah mengkonsolidasikan posisi mereka di liga, dengan Inter berupaya memulihkan poin dan Milan berniat untuk terus membangun fondasi yang kokoh.
