Sporting de Hortaleza berpeluang menghadapi Sevilla di putaran pertama Copa del Rey, menyusul keputusan Komite Banding RFEF yang menolak banding yang diajukan Atlético Unión Güímar. Banding tersebut mengacu pada penangguhan pertandingan leg kedua antara kedua tim, yang dibatalkan setelah kemenangan 1-0 Sporting pada leg pertama yang dimainkan di Komunitas Madrid.

Insiden tersebut terjadi pada 6 Oktober, ketika hakim tunggal kompetisi non-profesional memerintahkan penangguhan leg kedua karena kejadian naas yang terjadi pada leg pertama. Atlético Unión Güímar menganggap penolakan Sporting untuk memainkan leg kedua merupakan sebuah kehilangan dan meminta agar hasil diberikan secara default. Permohonan banding tersebut diajukan ke Komite Banding, namun pada hari Senin keputusan awal hakim dikonfirmasi dan banding tersebut dibatalkan.

Dengan resolusi tegas, Sporting de Hortaleza mempertahankan posisinya di babak penyisihan grup dan mempersiapkan laga melawan Sevilla yang akan digelar di ibu kota Spanyol. Pertandingan akan dimainkan secara tertutup di Stadion El Peñón, yang terletak di Cruz de Tenerife, seperti yang diperintahkan oleh hakim pada 11 Oktober.

Sporting yang musim ini tampil solid menghadapi rival yang memiliki sejarah lebih panjang di kompetisi nasional. Tidak adanya kontroversi dalam proses banding membuat klub bisa fokus pada persiapan taktis dan fisik menghadapi tantangan yang menanti mereka. Sevilla sendiri berupaya memantapkan posisinya di Copa del Rey dan memanfaatkan peluang untuk melaju ke fase berikutnya.

Hasil pertandingan ini akan menentukan apakah Sporting de Hortaleza dapat melanjutkan partisipasinya di Copa del Rey atau berakhir di babak pertama. Fans klub Madrid menantikan pertandingan ini, sementara Atlético Unión Güímar harus menerima keputusan RFEF dan mencari peluang lain di kompetisi ini.

Mundo DeportivoArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita