Club Brugge mengejutkan Inter Milan di hari kedua penyisihan grup Liga Champions, menang 3-4 di Stadion Giuseppe Meazza dan meraih kemenangan bersejarah pertama tim Belgia di kompetisi tersebut. Pertandingan yang dimainkan pada 13 Oktober 2026 pukul 21.00 WIB. CEST, menjadi tontonan gol dan serangan balik yang membuat Inter menelan kekalahan kedua musim ini setelah kekalahan di debut melawan Real Madrid.
Sejak awal, Inter menampilkan permainan ofensif, dengan dua kali pergantian susunan pemain dibandingkan laga Serie A. Nerazzurri datang dengan niat untuk mencetak gol, namun pertahanan Brugge tetap kokoh dan tim Belgia memanfaatkan transisi tersebut untuk melancarkan serangan pertamanya. Striker Bruges Manuel Tresoldi membuka skor pada menit ke-30 setelah penalti, dan tak lama kemudian kembali mencetak gol pada menit ke-63 setelah kesalahan koordinasi antara kiper Josep Martínez dan bek tengahnya. Tresoldi menyelesaikan hat-trick dengan golnya pada menit ke-74, ketika ia memanfaatkan bola yang berhasil dihalau oleh Martínez untuk mencetak gol melalui sundulan.
Inter membalas lewat gol Lautaro Martínez pada menit ke-44 yang membalikkan skor dan memaksa Bruges terus menekan. Terlepas dari upaya tim Belgia, Inter berhasil mencetak gol kedua pada menit ke-81, ketika Lautaro kembali mencetak gol setelah menerima umpan rebound dari Sommer. Gol Lautaro membuat Inter unggul 2-3, namun Brugge tak menyerah dan terus menyerang dengan intensitas.
Di babak kedua, Bruges memperbesar keunggulannya melalui gol Vermant pada menit ke-87, yang memanfaatkan steal dari rekan setimnya, Forbs, untuk menyelesaikannya dengan presisi dan membuat skor menjadi 3‑4. Inter mencoba bereaksi, namun pertahanan Belgia terus menekan dan gol Bonny pada menit ke-93 tidak cukup untuk mengubah hasil. Pertandingan berakhir dengan kekalahan Inter 3‑4, yang membuat tim Italia mengalami dua kekalahan di babak penyisihan grup dan perlu meningkatkan performa mereka di pertandingan Eropa mendatang.
Dengan kekalahan ini, Inter menghadapi tekanan untuk menghindari penurunan ketiga di Liga Champions dan mengkonsolidasikan posisinya di tabel grup. Brugge merayakan kemenangan bersejarah yang memperkuat kredibilitasnya dalam kompetisi dan memberikan kepercayaan diri untuk pertandingan mendatang. Pertandingan Inter berikutnya akan sangat penting untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri dan mencegah kekalahan beruntun terus berlanjut.
