Pelatih Lazio Gennaro Gattuso mengungkapkan visinya untuk pertandingan penentuan melawan Juventus di Turin, menggarisbawahi pentingnya keberanian dan mentalitas menyerang. Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Gattuso menyatakan bahwa tim harus menghadapi tantangan dengan "keberanian dan mentalitas, tanpa rasa takut", dan menekankan bahwa Juventus, meski lebih kuat, dapat dikalahkan oleh tim yang berani dan penuh tekad, Lazio.

Gattuso mengenang pengalamannya sebelumnya bersama Juventus, memenangi satu final dan kalah empat kali, namun mengatakan masa lalu tidak menentukan masa depan. Ia menggambarkan Juventus sebagai tim yang mengandalkan fisik dan cepat, mampu menciptakan gol baik melalui umpan silang maupun serangan, dan menggarisbawahi bahwa Lazio harus memanfaatkan potensi ofensif mereka untuk melawan lawannya. Sang pelatih juga menyoroti perlunya “mendorong ke depan” dan tidak terlalu bertahan, karena sepak bola modern memerlukan pendekatan yang lebih dinamis dan siap menyerang.

Lebih lanjut, Gattuso berbicara tentang peran gelandang Belahanane yang selama ini menjadi rujukan klub. Dia mengatakan Belahanane mendatanginya dan meminta maaf atas suatu kejadian, namun menegaskan kembali bahwa tidak ada alasan untuk meminta maaf. Pemain tersebut telah menemukan tempatnya di lapangan dan kini menjadi protagonis, menunjukkan bahwa tim dapat berkembang dalam fase pemulihan dan dalam mengelola serangan balik. Gattuso juga menyebutkan pentingnya perubahan susunan pemain, menyatakan bahwa dengan lima pergantian pemain Anda dapat memenangkan pertandingan dan para pemain harus siap melakukan intervensi kapan saja.

Terakhir, Gattuso kembali menegaskan bahwa Lazio harus siap bermain dengan determinasi dan memanfaatkan peluang yang ada. Ia meminta para pemain untuk tidak “tertidur” selama pertandingan dan membaca situasi permainan dengan lebih baik. Dengan indikasi tersebut, sang pelatih menutup konferensi pers, meninggalkan tim yang siap menantang Juventus dengan keberanian dan tekad.

Corriere dello SportArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita