Pelatih Cristian Chivu berbicara kepada pers sehari sebelum pertandingan liga melawan Bologna, namun fokus utamanya adalah pada hasil pertandingan Liga Champions melawan Club Brugge. Inter dikalahkan 2-1 di kandang sendiri, sebuah penampilan yang meninggalkan banyak pertanyaan bagi klub.

Chivu menegaskan, meski mengalami kekalahan mengecewakan, namun tak perlu menciptakan drama. Dia menjelaskan bahwa tim memiliki waktu istirahat dua hari setelah pertandingan Eropa dan semua pemain berlatih bersama untuk mendapatkan kembali kebugarannya. Ia juga menyinggung masalah terkait Lautaro yang ditemukan pasca pertandingan.

Mengenai mood tim, Chivu menyatakan bahwa fans Inter menerima tanggung jawab mereka dan mengakui bagian-bagian yang tidak berfungsi, tanpa melupakan aspek positif yang diraih hingga gol 2-1. Ia mengenang Inter memasuki babak kedua dengan mentalitas yang benar, mendapat dua peluang, lalu "benteng" runtuh lewat gol kedua lawan. Ia menegaskan kembali bahwa tim harus bereaksi dan tidak ada yang mengharapkan kemenangan mudah.

Soal kekalahan itu, Chivu menyebut tak perlu dilebih-lebihkan. Ia mengakui bahwa Club Brugge pandai menempatkan tim dalam kesulitan, namun juga menyoroti bahwa Inter terjatuh dan tidak mampu bereaksi. Ia menggarisbawahi, meski kebingungan, tim sadar akan kekuatan dan harapan penting mereka, terutama di Liga Champions.

Wawancara diakhiri dengan ajakan untuk tidak melupakan poin-poin positif dan bersiap menghadapi tantangan selanjutnya, baik di kejuaraan maupun kompetisi Eropa. Chivu mengisyaratkan bahwa Inter, meski mendapat hasil negatif, akan terus berupaya meningkatkan diri dan mencapai tujuan mereka.

TuttomercatowebArtikel ini ditulis ulang dan dilokalkan oleh ScoreLens berdasarkan laporan aslinya.
Baca asli ↗ ← Kembali ke berita